Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Kronologi 64 Jemaah Umrah PT Travelina Indonesia Kendari Telantar di Madinah dan Jakarta

Kronologi 64 Jemaah Umrah PT Travelina Indonesia Kendari Telantar di Madinah dan Jakarta
Para jemaah umrah korban jasa travel PT Travelina Indonesia cabang Kendari yang ditelantarkan di Jakarta saat hendak pulang ke Kota Kendari dengan biaya sendiri. Foto: Istimewa.

Kendari – Sebanyak 64 jemaah umrah yang menggunakan jasa travel PT Travelina Indonesia cabang Kendari telantar di Madinah dan Jakarta. Dari jumlah tersebut, 28 jemaah tak memiliki tempat tinggal dan makanan saat tiba di Madinah, sama halnya dengan 36 jemaah lainnya berada di Jakarta yang tidak terfasilitasi tempat dan makan.

Salah satu korban, Abu Hawa mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat 64 jemaah diberangkatkan ke Jakarta pada Selasa (10/2/2026). Saat itu visa dan paspor belum dipegang oleh para jemaah.

“Saat berangkat ke Jakarta itu memang kami belum pegang visa sama paspor. Total semua 64 orang,” ujarnya saat dihubungi Kendariinfo, Kamis (19/2).

Ia mengungkapkan saat tiba di Jakarta, visa dan paspor lalu dibagikan pihak travel. Namun beberapa orang lainnya belum memiliki visa. Sehingga, terpaksa tiket pesawat menggunakan Saudi Airline sebanyak 64 orang dibatalkan.

“Paspor sudah terbit semua di Jakarta, tetapi ada beberapa orang visanya belum terbit. Owner pun membatalkan keberangkatan, karena maunya harus sama-sama. Tiket hangus dan kami pulang ke hotel,” tuturnya.

Keesokan harinya, visa semua jemaah terbit. Namun, kendalanya tidak ada pesawat yang memiliki kursi kosong hingga 64 orang. Sehingga, owner memutuskan untuk membagi dua kelompok perjalanan.

Ia mengatakan sebanyak 28 orang ikut dalam penerbangan Qatar Airways dan tiba di Madinah pada Sabtu (14/2) waktu setempat. Sedangkan 36 jemaah lainnya masih terkatung-katung di Jakarta tanpa kejelasan keberangkatan.

Baca Juga:  Selain Kloter Madinah, Ada 36 Jemaah Umrah Kendari yang Ditelantarkan di Jakarta

“Saya dan istri itu di Jakarta tidak jelas keberangkatan. Owner tidak jelas. Sebanyak 36 jemaah di Jakarta harus bayar katering makan sekitar Rp9 juta pakai dana pribadi,” tuturnya.

Kemudian jemaah di Madinah juga ternyata telantar. Pihak travel tidak memberikan tempat tinggal untuk 28 jemaah. Beruntung, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran yang sedang umrah saat itu membantu mereka, sehingga bisa melaksanakan ibadah.

Sedangkan 36 jemaah di Jakarta harus kembali ke Kendari karena sudah tidak ada kejelasan keberangkatan. Para jemaah harus membeli tiket secara mandiri untuk kembali ke Kendari. Pihak travel angkat tangan dan lari dari tanggung jawab.

Selain Kloter Madinah, Ada 36 Jemaah Umrah Kendari yang Ditelantarkan di Jakarta

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten