Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

13 Nelayan Kolaka Terjebak di Perairan Lambasina Usai Mesin Kapal Mati Akibat Hantaman Ombak

13 Nelayan Kolaka Terjebak di Perairan Lambasina Usai Mesin Kapal Mati Akibat Hantaman Ombak
Proses evakuasi 13 nelayan yang terjebak di perairan Lambasina, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) usai kapal yang mereka gunakan mati mesin akibat hantaman ombak. Foto: Istimewa. (21/2/2026).

Kolaka – Sebanyak tiga belas nelayan terjebak di perairan Lambasina, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), usai kapal yang mereka gunakan mengalami mati mesin akibat hantaman ombak, Sabtu (21/2/2026).

Insiden itu diketahui setelah salah seorang korban, Abdul Razak (49), melaporkan insiden itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari sekitar pukul 12.04 Wita. Saat laporan itu disampaikan, para nelayan itu masih terjebak di sekitar perairan tersebut.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin mengungkapkan, sebanyak tiga belas nelayan itu awalnya sedang melaut untuk mencari ikan. Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba ombak menghantam kapal mereka hingga menimbulkan masalah pada baling-baling dan berujung mesin mati.

“Mengalami masalah pada baling-baling akibat hantaman ombak,” ungkap Amiruddin melalui keterangan resmi.

Usai menerima laporan itu, tim penyelamatan dari Pos SAR Kolaka lalu segera diberangkatkan sekitar pukul 12.24 Wita.

Beruntungnya, saat tiba di lokasi, para nelayan itu dalam keadaan selamat. Sebanyak 5 nelayan lalu dievakuasi menggunakan rigid inflatable boat (RIB) Pos SAR Kolaka, 3 nelayan menggunakan perahu penyelamat yang digunakan Polair Polres Kolaka, dan sisanya dievakuasi menggunakan kapal ikan.

“Dalam keadaan selamat,” ujarnya.

“Lima orang dievakuasi ke RIB Pos SAR Kolaka, tiga orang dievakuasi ke longboat yang digunakan oleh Polair Polres Kolaka dan lima orang dievakuasi ke kapal ikan atau jolor yang akan menarik longboat yang digunakan para korban,” terang Amiruddin.

Baca Juga:  Tangan Korban Tewas Penembakan Nelayan Nyaris Putus, Dir Polairud Sultra: Kemungkinan dari Baling-Baling
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten