Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Harga Emas Melonjak, Masyarakat Sultra Disarankan Cermat Tentukan Waktu Beli

Harga Emas Melonjak, Masyarakat Sultra Disarankan Cermat Tentukan Waktu Beli
Pengamat Ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra) sekaligus Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Syamsul Anam. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (5/2/2026).

Kendari – Lonjakan harga emas dalam sepekan terakhir cukup menjadi perhatian. Sejumlah produk emas populer seperti milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam), UBS Gold, hingga Galeri 24 tercatat mengalami kenaikan harga, memicu pertanyaan apakah ini waktu yang tepat untuk membeli emas?

Pengamat Ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra), Syamsul Anam, menilai fenomena tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi.

“Masyarakat kita mulai paham posisi emas sebagai alternatif utama investasi. Bahkan jika dulu warga kita membeli emas dalam bentuk perhiasan, saat ini tren membeli emas dalam bentuk logam mulia kepingan mengalami lonjakan,” ujarnya saat dihubungi Kendariinfo, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pergeseran itu makin menguatkan posisi emas sebagai pilihan investasi jangka menengah dan panjang yang relatif aman.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu menjelaskan, fluktuasi harga emas dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kebijakan moneter, inflasi, hingga kondisi perekonomian nasional dan global.

“Banyak faktor penentu naik turunnya harga emas, di antaranya kebijakan moneter, inflasi dan kondisi perekonomian nasional dan global,” jelasnya.

Syamsul menduga, kenaikan harga emas yang terjadi saat ini lebih dipicu oleh motif lindung nilai (hedging). Ketidakpastian global membuat investor memilih emas sebagai aset aman.

“Dugaan saya kenaikan harga emas lokal dan nasional lebih didorong oleh motif lindung nilai atas persepsi tentang keadaan global yang tidak menentu,” lanjutnya.

Baca Juga:  Lukman Abunawas Kukuhkan Komunitas Kolega dan Srikandi LA-Ida di Kolaka

Selain faktor global, ia juga menyoroti pola konsumsi masyarakat Sultra yang cenderung membeli emas pada momen-momen tertentu, sehingga turut mendorong kenaikan harga.

Menjawab pertanyaan apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli emas, Syamsul menyarankan masyarakat bersikap rasional. Secara teori ekonomi, waktu terbaik membeli adalah saat harga rendah. Namun melihat tren logam mulia yang hanya mengalami koreksi tipis dalam waktu singkat, keputusan membeli perlu dipertimbangkan.

“Secara ekonomi tentu waktu membeli yang tepat adalah ketika harga lagi rendah atau turun, namun melihat tren harga logam mulia yang hanya turun tipis dan dalam waktu singkat agaknya perlu lebih cermat untuk mengambil keputusan membeli,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang berorientasi pada investasi jangka panjang, membeli emas saat ini masih tergolong pilihan yang baik. Namun bagi yang ingin melakukan retrading atau jual beli jangka pendek, perhitungan risiko harus lebih diperhatikan.

“Jika untuk keperluan investasi dalam jangka panjang saya kira membeli emas adalah pilihan yang baik untuk saat ini, namun jika hanya untuk keperluan retrading agaknya perlu mempertimbangkan dengan cermat,” pungkasnya.

Dalam Sepekan Harga Emas Galeri 24 Naik di Semua Pecahan

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten