Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

Mobil Rombongan Pejabat Pemprov Sultra Terlibat Lakalantas Beruntun di Buton

Mobil Rombongan Pejabat Pemprov Sultra Terlibat Lakalantas Beruntun di Buton
Kondisi salah satu mobil rombongan pejabat Pemprov Sultra yang terlibat lakalantas beruntun di Jalan Poros Poros Kapontori - Baubau, Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton. Foto: Istimewa. (5/3/2026).

ButonKecelakaan lalu lintas (lakalantas) beruntun yang melibatkan mobil rombongan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terjadi Jalan Poros Kapontori – Baubau tepatnya di Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (5/3/2026) sekira pukul 11.30 Wita.

Diketahui, mobil yang terlibat lakalantas tersebut sejumlah kepala dinas di jajaran Pemprov Sultra yang hendak melakukan safari Ramadan di Kota Baubau.

Kasat Lantas Polres Buton, Muhammad Arifuddin menjelaskan, kecelakaan bermula saat rombongan kendaraan bergerak dari arah Kapontori menuju Kota Baubau. Di barisan depan terdapat mobil Toyota Rush warna hitam bernomor polisi DT 48 yang diikuti mobil Mitsubishi Pajero warna hitam dengan nomor polisi DT 1887.

“Saat melintas di ruas jalan lurus yang sedikit menikung di Desa Kamelanta, mobil Toyota Rush tiba-tiba keluar jalur ke kanan,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk tangki PT Pertamina warna merah bernomor polisi DT 8077 AG. Tabrakan pun tidak terhindarkan. Nahasnya, mobil Mitsubishi Pajero tidak sempat menghindar sehingga ikut menabrak mobil Toyota Rush dari arah belakang.

Akibat insiden itu, pengemudi mobil Toyota Rush bernama Fendy Wahyudi mengalami luka robek pada pipi sebelah kanan serta memar di bagian dada kanan.

“Korban sempat mendapatkan penanganan medis awal di Puskesmas Barangka, Kecamatan Kapontori, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Kota Baubau,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemkot Kendari Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

Selain pengemudi, tiga penumpang mobil Toyota Rush juga mengalami luka-luka. Mereka masing-masing Indri Nopriani (42) yang mengalami luka di bagian kepala dan sempat mendapatkan perawatan awal di Puskesmas Barangka sebelum dirujuk ke RS Siloam Baubau.

Kemudian Usnia (53) yang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Siloam Baubau, serta La Ode Chairul Ulum (47) yang juga mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di RS Siloam Baubau.

Sementara itu, pengemudi truk tangki DT 8077 AG dan pengemudi mobil Mitsubishi Pajero DT 1887 dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut. Saat ini, kasus lakalantas itu masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten