Pemprov Siapkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk HUT ke-62 Sultra

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan anggaran sekitar Rp3,7 miliar untuk mendukung rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sultra yang dijadwalkan berlangsung pada 24 – 27 April 2026.
Perayaan tahun ini tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga dirancang untuk mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, Ridwan Badallah, menjelaskan sejumlah titik telah disiapkan sebagai pusat aktivitas selama perayaan berlangsung, mulai dari kawasan Eks MTQ Kendari, Kendari Water Sport, hingga Pulau Bokori di Kabupaten Konawe.

“Kegiatan akan dipusatkan di kawasan Eks MTQ Kendari untuk pameran dan puncak acara, kawasan Kendari Water Sport untuk kegiatan olahraga, serta Pulau Bokori di Kabupaten Konawe untuk festival wisata,” katanya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, kawasan Eks MTQ Kendari akan menjadi lokasi utama untuk pembukaan rangkaian kegiatan, termasuk pelaksanaan pawai dan pameran pembangunan daerah.
“Di lokasi tersebut, nanti juga disediakan 100 lapak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ajang festival kuliner,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah atraksi unik juga tengah disiapkan untuk memeriahkan peringatan HUT Sultra tahun ini. Salah satunya adalah pertunjukan terjun payung yang digelar melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Udara (AU), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Dirgantara.
“Kami bekerja sama dengan TNI AU untuk menghadirkan kegiatan sosial, edukasi, dan pameran. Untuk hiburan rakyat, kami juga mengupayakan kehadiran artis nasional guna memeriahkan puncak peringatan,” ungkap Ridwan.
Pemprov Sultra juga merancang kegiatan wisata dalam bentuk funtrip yang mengajak peserta mengunjungi sejumlah destinasi unggulan Sultra, seperti Saponda Dalam, Saponda Luar, Pulau Hari, Tanjung Kartika, hingga Pulau Bokori.
Ridwan menambahkan, penyelenggaraan kegiatan HUT tahun ini dilakukan dengan pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha perjalanan wisata, sektor perhotelan, hingga komunitas kreatif.
“Melalui integrasi kegiatan olahraga, fotografi, dan festival kuliner, kami berharap perayaan ini mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sultra,” tutupnya.





