Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Tradisi Malona Kadiri Warnai Malam ke-27 Ramadan di Baubau

Tradisi Malona Kadiri Warnai Malam ke-27 Ramadan di Baubau
Pelaksanaan ritual adat Malona Kadiri di Masjid Agung Keraton Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: PPID Diskominfo Baubau. (16/3/2026).

Baubau – Menghadapi malam ke-27 Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bersama masyarakat menggelar ritual adat Malona Kadiri. Kegiatan sakral tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Keraton Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (16/3/2026) malam.

Malona Kadiri merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan tidak hanya sebagai ritual adat, tetapi juga memiliki makna spiritual yang begitu dalam bagi masyarakat setempat. Tradisi ini mengandung nilai-nilai luhur yang dinilai sangat penting untuk dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Pelaksanaan tradisi Malona Kadiri sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat. Peran aktif lembaga adat dalam mengemban amanah historis dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungannya hingga kini.

“Budaya seperti ini memang harus terus kita laksanakan dan lestarikan bersama,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, La Ode Darussalam, melalui keterangan resmi, Selasa (17/3).

Rangkaian prosesi adat yang dilakukan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa Ramadan 1447 Hijriah akan segera berakhir. Tradisi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperoleh keberkahan malam lailatulqadar serta makin mempererat hubungan sosial bersama masyarakat.

“Prosesi malam ini telah selesai. Ini memang menandakan bahwa Ramadan sudah akan berakhir. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di penghujung bulan suci ini,” pungkasnya.

Penulis
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten