Pergerakan Mudik Lebaran 2026 di Sultra Tembus 194 Ribu Orang, Didominasi Transportasi Udara

Kendari – Pergerakan pemudik di Sulawesi Tenggara (Sultra) selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai ratusan ribu orang. BPTD Kelas II Sultra, mencatat total 194.207 penumpang menggunakan layanan transportasi darat, penyeberangan, laut, dan udara sejak H-8 hingga H+1 Lebaran.
Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, mengatakan tren pergerakan penumpang menunjukkan dinamika berbeda pada tiap moda transportasi. Angkutan udara dan darat mengalami peningkatan, sementara penyeberangan dan laut cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya.
Pada sektor penyeberangan, jumlah penumpang tercatat paling besar yakni 62.007 orang dengan 502 kapal yang beroperasi selama periode H-8 (13 Maret 2026) hingga H+1 (22 Maret 2026). Meski demikian, angka tersebut turun 23 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Sementara itu, angkutan laut melayani 78.888 penumpang menggunakan 748 kapal. Jumlah tersebut relatif stabil dengan penurunan tipis sekitar 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi lain, angkutan udara menunjukkan tren peningkatan. Hingga H-2 atau 19 Maret 2026, tercatat 50.992 penumpang menggunakan 392 pergerakan pesawat, naik 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk angkutan darat, sebanyak 2.320 penumpang dilayani menggunakan 153 bus selama periode H-8 hingga H+1. Moda ini juga mengalami peningkatan sebesar 18 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
“Total keseluruhan penumpang yang menggunakan layanan angkutan darat, penyeberangan, laut, maupun udara selama masa angkutan Lebaran tahun 2026 hingga saat ini yaitu sebanyak 194.207 penumpang,” kata Husni Mubarak, Selasa (24/3/2026).
Data tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat Sultra saat mudik Lebaran tetap tinggi, dengan dominasi pergerakan melalui jalur laut dan penyeberangan, sementara penerbangan mengalami pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya.





