Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Polisi Tegaskan Bakal Usut Tuntas Kasus Pembobolan Rumah di BTN Griya Rafassya Kendari

Polisi Tegaskan Bakal Usut Tuntas Kasus Pembobolan Rumah di BTN Griya Rafassya Kendari
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (30/8/2025).

Kendari – Polresta Kendari berkomitmen akan mengusut tuntas kasus pencurian yang terjadi di Perumahan BTN Griya Rafassya Anawai, Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kasus ini menjadi perhatian serius aparat, mengingat maraknya rumah kosong yang ditinggal pemiliknya saat mudik Lebaran.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Welliwanto Malau, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Masih kami selidiki, kita akan usut tuntas,” tegasnya, Selasa (24/3/2026).

Sebagai langkah awal, jelas Welliwanto, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. Upaya ini dilakukan untuk mengungkap pelaku sekaligus mengidentifikasi pola kejahatan yang memanfaatkan momentum mudik.

Peristiwa pencurian ini diketahui terjadi saat sejumlah rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya pulang kampung. Salah seorang korban, Amirul Mukminin (31), baru menyadari rumahnya telah dibobol maling setelah kembali dari kampung halamannya di Kota Baubau pada Minggu (22/3) sekira pukul 21.30 Wita.

Amirul menjelaskan, dirinya meninggalkan rumah sejak Sabtu (7/3). Namun saat kembali, ia mendapati kondisi rumahnya sudah tidak seperti semula. Pintu belakang yang sebelumnya terkunci ditemukan dalam keadaan terbuka.

“Saat saya masuk ke dalam rumah, saya melihat barang-barang sudah berantakan. Pintu belakang sudah terbuka, padahal sebelumnya saya kunci,” ungkap Amirul, Senin (23/3).

Baca Juga:  Kesal Karena Tak Temukan Istri saat Terlibat Cekcok, Suami di Kendari Bakar Mobil Warga

Dari hasil pengecekan, sejumlah barang berharga miliknya raib. Di antaranya satu unit laptop merek HP, tablet Hanzhong, proyektor HY 300, rice cooker, serta dokumen penting berupa BPKB sepeda motor Honda Beat. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Tidak tinggal diam, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna ditindaklanjuti. Laporan ini pun menjadi bagian dari penyelidikan yang kini tengah berjalan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Pengamanan tambahan seperti menitipkan rumah kepada tetangga atau memasang sistem keamanan dinilai penting guna mencegah tindak kriminal serupa.

Rumah Warga di Kendari Dimasuki Maling saat Pemilik Sedang Mudik Lebaran

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten