Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pemkot Kendari Matangkan Persiapan UCLG Aspac 2026, Produk Lokal Ditarget Tembus Pasar Global

Pemkot Kendari Matangkan Persiapan UCLG Aspac 2026, Produk Lokal Ditarget Tembus Pasar Global
Rapat pemantapan UCLG Aspac 2026 yang dipimpin Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Foto: Istimewa. (26/3/2026).

Kendari – Di balik riuh persiapan menuju ajang internasional, ada harapan besar yang tumbuh dari sudut-sudut Kota Kendari. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tidak sekadar menyiapkan panggung untuk United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac) 2026, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut melangkah ke pasar global.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat memimpin rapat pemantapan di Aula Samaturu, Kamis (26/3/2026).

Ia menyebut penunjukan Kota Kendari sebagai tuan rumah bukan sekadar kehormatan, melainkan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini bukan hanya tentang pemerintah. Ini tentang kita semua, tentang masyarakat yang harus ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Di tengah persiapan itu, wajah-wajah pelaku UMKM menjadi bagian penting dari cerita besar ini. Ada perajin yang telaten merangkai kerajinan tangan, ada pelaku usaha kuliner yang menjaga cita rasa khas daerah, hingga produsen olahan lokal yang mulai berbenah agar produknya tampil lebih menarik. Mereka bukan sekadar peserta pameran, tetapi representasi dari identitas Kota Kendari yang ingin dikenalkan ke dunia.

Ratusan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dipastikan hadir. Bagi masyarakat Kota Kendari, ini bukan hanya tentang tamu yang datang, tetapi tentang kesempatan memperkenalkan cerita, tentang budaya, rasa, dan kerja keras, yang selama ini tumbuh di daerah sendiri.

Baca Juga:  Bantu Istri dalam Pilkades, Oknum Polisi di Konawe Diduga Terlibat Politik Uang

Pemerintah pun menaruh perhatian besar pada kualitas. Setiap produk yang akan ditampilkan tidak hanya dipilih, tetapi juga dipersiapkan dengan matang, mulai dari kemasan hingga standar yang mampu bersaing di pasar internasional. Harapannya sederhana namun bermakna, agar setiap produk lokal tidak hanya dilihat, tetapi juga diingat.

Tak hanya UMKM, berbagai potensi lain juga ikut disiapkan. Keindahan pariwisata, kekayaan hasil perikanan, hingga sumber daya alam akan menjadi bagian dari narasi besar yang ingin disampaikan Kota Kendari kepada dunia. Semua ini dirangkai dalam satu tujuan, membuka peluang baru, baik investasi maupun pasar yang lebih luas.

UCLG Aspac 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6 – 10 Mei 2026. Selain forum internasional dan pertemuan antarpemerintah daerah, agenda ini juga akan diramaikan dengan Ekspo UMKM, pertunjukan budaya, hingga promosi wisata.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan akan beriringan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari, menghadirkan suasana yang bukan hanya meriah, tetapi juga penuh makna.

Di tengah segala persiapan, Pemkot Kendari membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat diajak untuk terlibat, karena keberhasilan ajang ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh warga.

“Pada akhirnya, UCLG Aspac 2026 bukan sekadar agenda internasional. Ini adalah cerita tentang harapan, tentang bagaimana sebuah kota di timur Indonesia berani melangkah lebih jauh, membawa potensi lokalnya ke panggung dunia, dengan masyarakat sebagai jantung dari setiap langkahnya,” tutup Siska.

Baca Juga:  Masuk 10 Besar Calon Wali Kota Kendari, Hendrawan Puas dengan Survei Internal Golkar

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten