Pemkot Kendari Larang Seluruh Masjid Gelar Salat Iduladha

Kendari – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Kendari masih mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Akibatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melarang seluruh masjid menggelar pelaksanaan salat Iduladha 1442 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir usai melaksanakan rapat koordinasi dengan beberapa OPD Kota Kendari dalam pembahasan terkait pelaksanaan salat Iduladha dan kurban.
“Ya, karena pertimbangan kasus Covid-19 saat ini sudah mencapai 722 pasien, jadi kami memutuskan untuk mengoptimalkan pelaksanaan salat Iduladha di rumah masing-masing,” katanya.

Menurutnya, hal ini juga dilakukan karena Kota Kendari menjadi wilayah yang mobilisasi masyarakatnya cukup tinggi.
“Tentunya, salah satu alasannya karena daerah ini cukup tinggi dalam hal mobilisasi masyarakat, banyak masyarakat yang sering melakukan perjalanan, datang dan pergi dari Kota Kendari,” tuturnya.
Sementara itu, dia berharap kepada masyarakat untuk tetap sabar dalam menerima keputusan tersebut.
“Masyarakat kami minta untuk bersabar dalam menghadapi situasi ini, dan ini juga kami lakukan karena kami tidak ingin wilayah yang masih zona hijau atau pun kuning menyusul wilayah yang merah, itu sebenarnya yang kami tidak inginkan,” harapnya.
“Mari kita sama-sama berdoa di hari menuju 10 Zulhijah ini, semoga situasi pandemi saat ini dapat segera berakhir dari Kota Kendari,” pungkasnya.





