Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Aksi Penipuan Modus Kencan Online di Kendari Terbongkar, 3 Pria dan 1 Wanita Diamankan

Aksi Penipuan Modus Kencan Online di Kendari Terbongkar, 3 Pria dan 1 Wanita Diamankan
Salah seorang wanita yang diduga terlibat aksi penipuan modus kencan online di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat diinterogasi polisi. Foto: Istimewa.

Kendari – Aksi penipuan dengan modus kencan online di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya terbongkar. Tiga pria bersama seorang wanita diamankan aparat saat patroli rutin dini hari.

Pengungkapan ini dilakukan oleh Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, tim yang dipimpin Bripka Boy Sagita, melintas di depan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan mendapati tiga pria mencurigakan di sekitar Lorong Pelindung, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.

Petugas kemudian mendekati dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, 2 dari 3 pria tersebut kedapatan membawa senjata tajam berupa badik dan parang yang diselipkan di tubuh mereka.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua bilah senjata tajam yang dikuasai oleh dua orang pria,” ujar Boy Sagita saat dikonfirmasi Kendariinfo.

Setelah diinterogasi, ketiganya mengaku sedang menunggu seorang wanita yang berada di salah satu penginapan di lorong tersebut. Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan menemukan wanita berinisial RKP (18) di dalam kamar bersama seorang pria.

Dari hasil pemeriksaan lanjutan, terungkap bahwa ketiga pria tersebut diduga menawarkan RKP kepada pelanggan melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp1 juta. Namun, modus yang digunakan adalah mengambil uang pelanggan tanpa memberikan layanan seperti yang dijanjikan.

Menurut pengakuan RKP, aksi itu sudah berulang kali dilakukan. Ia juga mengaku tidak menikmati hasil dari praktik itu karena seluruh uang diambil oleh ketiga pria tersebut.

Baca Juga:  Pertama Kali Jadi Produser, Raim Laode Garap Lagu 'Tua Bersama'

“Pengakuannya, uang dari hasil tersebut tidak dinikmati oleh yang bersangkutan, melainkan diambil oleh para pria tersebut,” tambahnya.

Selanjutnya, RKP bersama tiga pria tersebut, serta seorang pelanggan diamankan dan dibawa ke Mapolresta Kendari untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak serta kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten