Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Didukung 70 OKP, Wahyudin Terpilih Aklamasi Nakhodai KNPI Sultra 2026 – 2029

Didukung 70 OKP, Wahyudin Terpilih Aklamasi Nakhodai KNPI Sultra 2026 – 2029
Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026 - 2029, Wahyudin. Foto: Istimewa.

Kendari – Wahyudin resmi menakhodai Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026 – 2029. Pria yang akrab disapa Jame itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar sejak 14 Maret 2026 di Claro Hotel Kendari.

Wahyudin terpilih dengan dukungan mayoritas unsur Cipayung Plus, 70 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Sultra, serta sejumlah Ketua DPD II KNPI kabupaten/kota. Musda ini sempat tertunda pada 17 Maret, kemudian dilanjutkan, Kamis (2/4/2026).

“Atas nama pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang telah mengantarkan saya hingga terpilih pada Musda KNPI Sultra periode 2026 – 2029. Banyak dinamika yang terjadi sejak Musda dibuka pada 14 Maret di Claro Hotel Kendari hingga akhirnya saya terpilih secara aklamasi di tanggal 2 April ini,” ujar Wahyudin kepada Kendariinfo, Kamis (2/4).

Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sultra 2026 di Claro Hotel Kendari.
Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sultra 2026 di Claro Hotel Kendari. Foto: Istimewa.

Mantan Komandan Resimen Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini menegaskan, setelah Musda dirinya akan fokus memperkuat struktur kepengurusan dengan melibatkan perwakilan Cipayung dan OKP di Sultra agar terbangun kolaborasi yang solid dalam menjalankan visi dan misi organisasi.

“Harapan saya setelah Musda ini, kita kuatkan struktur kepengurusan dari perwakilan Cipayung dan OKP yang ada di Sultra agar bisa saling berkolaborasi dalam forum tertinggi lembaga kepemudaan ini,” katanya.

Ia juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra demi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Filosofi Meja Makan Sunachi, Cara Claro Hotel Kendari Tutup Akhir Tahun dengan Kehangatan

“Dengan berakhirnya Musda ini dan terpilihnya saya sebagai Ketua Umum periode 2026 – 2029, saya menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah Provinsi Sultra untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegas Wahyudin.

Dalam kepemimpinannya, Wahyudin mengusung tagline “Komando” yang merupakan akronim dari Kolaboratif, Mandiri, dan Organized. Menurutnya, “Komando” bukan bermakna militeristik, melainkan menekankan kepemimpinan yang tegas, kesatuan visi dalam keberagaman, disiplin gerakan, serta solidaritas dalam eksekusi program.

Konsep Kolaboratif dimaknai sebagai kemampuan bekerja sama tanpa memandang latar belakang dan ideologi organisasi yang berbeda demi kemajuan KNPI di Sultra.

Mandiri berarti kemandirian berpikir, tidak menjadi alat kepentingan pihak tertentu, serta mandiri secara ekonomi dan kebijakan. Sementara Organized diartikan sebagai kemampuan mengorganisir persoalan dengan analisis yang kuat dalam menentukan kebijakan.

“Kedepan saya akan menjalankan program-program dan visi misi KNPI dengan penuh amanah,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten