Puluhan Delegasi Mancanegara Daftar UCLG Aspac 2026 Kendari, Jepang hingga Korsel Ikut Ambil Bagian

Kendari – Sejumlah negara mulai memastikan keikutsertaannya dalam United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac) 2026 yang akan digelar pada 6 – 9 Mei 2026 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 78 delegasi luar negeri telah mendaftar termasuk delegasi dari Indonesia.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengungkapkan bahwa negara-negara yang telah mendaftar berasal dari berbagai kawasan Asia-Pasifik.
Beberapa di antaranya yakni Jepang yang diwakili Kota Hamamatsu; Korea Selatan dengan delegasi dari Cheongju, Daegu, Goyang, Jeonju, dan Seoul; serta Bangladesh melalui Kota Dhaka.
Selain itu, Tiongkok juga dipastikan hadir dengan sejumlah kota seperti Fuzhou, Guangzhou, Haikou, Shijiazhuang, dan Yiwu. Kemudian Taiwan yang diwakili Taipei dan Taichung, serta Nepal melalui beberapa wilayah seperti Damauli (Tanahu), Hetauda (Makawanpur), Hupsekot (Gandaki), dan Kathmandu.
Negara lainnya yang turut mendaftar yakni Singapura, Thailand (Bangkok), Maladewa (Malé), Kiribati (Tarawa), serta Malaysia (Putrajaya).
Siska menegaskan, kehadiran berbagai negara tersebut menjadi peluang besar bagi Kendari untuk memperkuat posisinya sebagai kota event dan pusat diplomasi perkotaan di kawasan Asia-Pasifik.
“Seluruh unsur pemerintah daerah harus bekerja terintegrasi, mulai dari kesiapan teknis, infrastruktur, pelayanan tamu internasional, hingga penguatan citra kota,” ujarnya saat memimpin rapat persiapan di Balai Kota Kendari, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar Kendari dapat tampil maksimal sebagai tuan rumah kegiatan internasional yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari.
“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci. Kita ingin memastikan penyelenggaraan ini berjalan dengan kualitas yang membanggakan,” tegasnya.
Rapat tersebut turut menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda guna memastikan kesiapan masing-masing pihak, sekaligus mengevaluasi progres persiapan menjelang pelaksanaan UCLG Aspac 2026.





