Driver Online asal Kendari Diamuk Massa di Makassar, Panik Dikira Dikejar Debt Collector

Makassar – Seorang driver online asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menjadi korban amukan massa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (20/4/2026) sore.
Berdasarkan video yang diterima Kendariinfo, driver pria yang belum diketahui identitasnya itu mengalami lebam di wajah dan luka di bagian kepala di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Bahkan, kondisi mobil warna putih yang dikemudikannya pecah di bagian kaca depan dan penyok di atas atap mobil.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat driver menyenggol seorang pengendara motor di tikungan Tello. Namun, sopir tidak berhenti dan tetap melaju, sehingga pengendara motor tersebut melakukan pengejaran.
Saat pengejaran berlangsung, massa mulai merusak mobil sejak di sekitar pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas). Sopir terus melaju hingga akhirnya berhenti di pintu 2 Unhas, dekat Rumah Sakit (RS) Unhas. Di lokasi tersebut, massa mengamuk hingga mobil mengalami kerusakan parah, sementara driver dilaporkan mengalami luka-luka.
Peristiwa ini turut disampaikan oleh penyanyi dangdut sekaligus finalis Liga Dangdut Indonesia (LIDA) musim ketiga tahun 2020, M. Adriansah. Meski begitu, ia tidak mengetahui nama dari pengemudi tersebut.
Menurut Adriansah, peristiwa itu bermula saat mobil yang dikendarai driver bersenggolan dengan pengendara motor. Situasi kemudian memanas hingga warga diduga melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Banyak yang bantu itu sopirnya, sangat disayangkan orang-orang main hakim sendiri,” ujarnya kepada Kendariinfo, Selasa (21/4).
Ia menjelaskan, korban sempat panik dan berusaha menjauh karena mengira dirinya dikejar oleh debt collector. Dugaan tersebut muncul lantaran mobil yang digunakan disebut-sebut menunggak pembayaran selama beberapa bulan.
“Tapi seandainya itu sopirnya tidak lari mungkin aman. Cuma dia kira debt collector yang kejar karena katanya mobilnya telat tiga bulan,” katanya.
Adriansah juga menyebut korban merupakan warga Kendari. Informasi tersebut diperkuat dari pengakuan korban dalam video yang beredar.
“Dia takut. Dia orang Kendari. Pelatnya juga saya lihat DT. Cuma kasihan dia babak belur,” tambahnya.
Meski demikian, ia menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi. Di sisi lain, beberapa warga disebut turut membantu korban setelah kejadian.
Sementara itu, dalam video yang diterima Kendariinfo, driver online itu sempat diinterogasi warga sekitar. Saat diinterogasi, sang driver membenarkan bahwa ia menunggak cicilan mobilnya.
“Sopir mobil Maxim pak. Inikan mobilku terlambat tiga bulan di dealer, saya dari Kendari,” kata dia kepada warga sekitar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut.





