Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

UHO Kendari Mulai UTBK SNBT 2026, Camaba Perebutkan 3 Ribu Kursi

UHO Kendari Mulai UTBK SNBT 2026, Camaba Perebutkan 3 Ribu Kursi
Plt. Rektor UHO Kendari, Herman. Foto: Istimewa.

Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari resmi memulai pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) pada 21 hingga 28 April 2026, dengan menyiapkan sekitar 3 ribu kursi untuk diperebutkan ribuan calon mahasiswa baru (camaba).

Pelaksanaan UTBK itu ditandai dengan penyerahan naskah ujian oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO Kendari, Herman, kepada Ketua Panitia Lokal, La Ode Santiaji Bande, di Gedung Pustik UHO Kendari, Selasa (21/4/2026).

Herman menjelaskan, UTBK di UHO Kendari akan berlangsung selama delapan hari dengan sistem dua sesi setiap harinya. Untuk menunjang pelaksanaan, kampus menyiapkan 30 laboratorium komputer yang masing-masing diisi sekitar 25 unit perangkat.

“Pelaksanaan ujian berlangsung selama delapan hari dengan dua sesi per hari, dan seluruh fasilitas sudah kami siapkan agar prosesnya berjalan tanpa gangguan,” kata Herman.

Dari total peserta yang mencapai kurang lebih 9 ribu orang, UHO Kendari menyediakan kuota sekitar 40 persen dari total kuota tahun ini atau setara 3 ribu kursi bagi camaba yang lolos melalui jalur tersebut.

Ia menegaskan proses seleksi sepenuhnya bergantung pada kemampuan peserta dalam mengerjakan soal, karena menggunakan sistem berbasis komputer yang menjamin objektivitas.

“Hasil UTBK sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta saat ujian, sehingga tidak ada celah intervensi dari pihak mana pun,” ujarnya.

Herman juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.

Baca Juga:  Peduli Terhadap Kesehatan Lingkungan, YSKI dan UHO Teken MoU

“Jika ada yang mengaku bisa meloloskan peserta, itu tidak benar dan hanya upaya mengambil keuntungan,” tegasnya.

Selain itu, peserta diminta mematuhi seluruh aturan ujian serta menjaga kondisi fisik selama pelaksanaan, mengingat durasi ujian yang cukup panjang dalam dua sesi setiap hari.

“Peserta perlu mempersiapkan diri dengan baik, termasuk menjaga kesehatan dan fokus, agar bisa mengikuti ujian secara maksimal,” tutupnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten