Meski Fasilitas Terbatas, Siswa SMAN 1 Kendari Borong 2 Juara KTI Nasional di Bali

Kendari – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari membawa pulang prestasi dalam ajang Karya Tulis Ilmiah (KTI) bertajuk “Electrical and Computer Competition 2026”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Jurusan Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Udayana (UNUD), Bali.
Untuk meraih prestasi nasional itu, proses perjuangannya diakui tidak mudah. Zulfaidil selaku salah seorang guru pembina menyampaikan, tantangan terbesar selama mengikuti perlombaan tersebut adalah fasilitas pendukung berupa laboratorium sekolah yang tidak memadai.
Dengan kesungguhan yang ditunjukkan seluruh peserta yang diutus, proses penelitian kemudian dilanjutkan di Laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
“Tantangannya itu terkait dengan fasilitas laboratorium sekolah yang belum sepenuhnya memadai atau memfasilitasi penelitian. Sehingga kami melakukan penelitian di Laboratorium FMIPA UHO,” ungkap Zulfaidil kepada Kendariinfo, Jumat (24/4/2026).
Zulfaidil mengatakan semangat para peserta sangat tinggi. Mereka bahkan berada di ruang laboratorium hingga malam hari demi menuntaskan KTI yang akan diperlombakan. Selain itu, para siswa juga rela meluangkan waktu sepulang sekolah untuk melanjutkan penyelesaian penelitian.
Setelah naskah karya tulis lengkap (full paper) diserahkan kepada panitia, dua pekan selanjutnya, tepatnya pada Minggu (22/3), diumumkan dua tim dari SMAN 1 Kendari dinyatakan lolos seleksi dan masuk babak final yang akan digelar secara langsung di kampus UNUD Bali pada Jumat (10/4).
Kedua tim tersebut berhasil menyisihkan sekitar 40 tim dari berbagai sekolah di Indonesia.
Salah seorang peserta, Akhdan Zhafif, menyampaikan penyusunan full paper yang dilakukan bersama para peserta lainnya menghabiskan waktu kurang lebih satu bulan. Setibanya di Bali, ia bersama tim kembali mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk mengikuti presentasi final sebagai tahap penentuan perlombaan.
Di tengah persaingan ketat, dari 10 tim yang lolos ke babak final, dua tim yang utusan SMAN 1 Kendari berhasil menyabet dua podium kejuaraan, yakni Medali Emas (Gold 3) dan Medali Perunggu (Bronze 2).
“Saat sampai di Bali, kami pun fokus belajar untuk persiapan presentasi final KTI. Alhamdulillah, setelah melalui presentasi final itu, SMAN 1 Kendari berhasil meraih juara Gold 3 dan Bronze 2 dalam lomba tersebut,” ujar Akhdan kepada Kendariinfo, Jumat (24/4).
Tim peraih Gold 3 beranggotakan Akhdan Zhafif, Jeremy Leonardo Gulla, dan La Ode Muhammad Rezvan Aysel. Tim yang diberi nama Skandium ini mengangkat judul “Green Electrolysis: Fabrikasi Elektroda Karbon Aktif Daun Nanas (Ananas comosus) sebagai Elektroda Pintar untuk Air Tercemar Pewarna”.
Sementara itu, tim peraih Bronze 2 beranggotakan Bima Sutaprawira, Clarisa Michelle Pongliling, dan Shavana Mujahidah Deseree. Tim yang diberi nama BCS ini mengangkat judul “Spine-Guard: Sistem Smart Posture Reminder Berbasis ESP32 dan Sensor MPU6050 untuk Monitoring Postur Tubuh Remaja secara Real Time”.
Adapun para pembina yang turut berkontribusi besar dalam capaian tersebut ialah Wa Ode Tuti Asndari, Achmad Aswal, dan Salis Rahmania.
Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!





