Gandeng Polda Sultra Lakukan Pencarian, Denpom Kendari Ingatkan Sertu Majib Bone Segera Serahkan Diri

Kendari – Denpom XIV/3 Kendari berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam upaya memburu Sertu Majib Bone, yang diduga terlibat kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri. Ia menegaskan bahwa persoalan yang tengah dihadapi harus disikapi secara bertanggung jawab sebagai seorang prajurit, bukan dengan terus menghindar.
“Saya imbau kepada pelaku Sertu MB (Majib Bone), saya harap menyerahkan diri saja,” tegasnya, Jumat (1/5/2026).
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat keberadaan Sertu Majib Bone, guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut.
“Yang melihat Sertu MB, informasikan kita segera, kita sisir juga, kita koordinasi Polda juga untuk membantu melakukan penangkapan,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny Arianto Pardamean Girsang, menyampaikan permohonan maaf atas dugaan perbuatan tidak terpuji yang melibatkan anggotanya terhadap seorang siswi sekolah dasar di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sultra.
Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran tersebut dan memastikan proses hukum akan berjalan hingga tuntas.
“Kita pada intinya memohon maaf atas kejadian ini. Kita juga berkomitmen untuk menjalankan penyampaian pimpinan bahwa tidak ada toleransi, dan akan melaksanakan proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Danny menyebut, anggota TNI di Kodim 1417/Kendari, Sertu Majib Bone, saat ini tengah dalam pencarian. Ia mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus melakukan upaya pencarian serta menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap yang bersangkutan.
Terpisah, pihak keluarga korban, VN, berharap pelaku segera ditemukan. Ia menyebut kondisi korban saat ini sangat tertekan dan mengalami trauma, terlebih setelah mengetahui bahwa terlapor telah melarikan diri.
“Semoga segera ditangkap agar ada keadilan buat kami,” pungkasnya.
Dandim Kendari Minta Maaf Usai Anggotanya Diduga Cabuli Anak SD, Janji Usut Tuntas





