Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

2.230 Panggilan Masuk ke Layanan 112 Kendari, Gangguan Listrik Paling Banyak Dilaporkan

2.230 Panggilan Masuk ke Layanan 112 Kendari, Gangguan Listrik Paling Banyak Dilaporkan
Petugas PLN saat memperbaiki listrik. Foto: Dok. Bobi Nardi/Kendariinfo.

Kendari – Layanan darurat Call Center 112 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat sebanyak 2.230 panggilan masuk sepanjang April 2026.

Berdasarkan laporan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, dari total panggilan tersebut sebanyak 1.618 panggilan dinyatakan valid, sedangkan 612 lainnya merupakan panggilan tidak valid seperti panggilan kosong dan iseng.

Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan layanan 112 menjadi pusat respons cepat pemerintah dalam menerima laporan masyarakat.

“Call Center 112 ini menjadi pusat respons cepat pemerintah. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kualitas layanan sekaligus mengajak masyarakat untuk menggunakan layanan ini secara bertanggung jawab,” katanya dikutip Kendarikota, Selasa (5/5/2026).

Selama periode 1 hingga 30 April 2026, terdapat 202 tiket laporan masyarakat yang telah diverifikasi dan diteruskan ke instansi terkait.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 135 laporan atau sekitar 67 persen telah ditindaklanjuti, sementara 67 laporan lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Gangguan listrik menjadi laporan paling dominan dengan total 56 kasus yang seluruhnya ditangani oleh PLN.

Selain itu, laporan permintaan penebangan pohon tercatat sebanyak 26 kasus yang ditangani Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta 20 laporan perbaikan lampu penerangan jalan umum yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan (Dishub).

Laporan lain yang juga cukup banyak diterima meliputi gangguan ketertiban umum, pohon tumbang, hingga kondisi darurat sosial.

Sahuriyanto menyebut tingginya panggilan tidak valid menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan Call Center 112.

“Kesadaran masyarakat sangat menentukan efektivitas layanan darurat ini,” ujarnya.

Dari sisi penanganan laporan, PLN mencatat tingkat penyelesaian 100 persen. Kinerja serupa juga ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menuntaskan seluruh laporan yang diterima.

Sementara itu, DLHK, Dishub, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) masih memiliki sejumlah laporan yang belum terselesaikan hingga akhir April 2026.

Secara keseluruhan, kualitas layanan Call Center 112 Kota Kendari disebut mengalami peningkatan sebesar 70 persen meski masih terdapat sejumlah aspek pelayanan yang perlu dibenahi, khususnya percepatan tindak lanjut laporan masyarakat.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten