Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Damkarmat Kendari Evakuasi Ular Piton dari Bak Kamar Mandi Rumah Warga

Damkarmat Kendari Evakuasi Ular Piton dari Bak Kamar Mandi Rumah Warga
Ular piton empat meter di dalam bak kamar mandi warga di Jalan Tupai, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (10/5/2026).

Kendari – Seekor ular piton sepanjang kurang lebih empat meter dievakuasi Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari dari kamar mandi rumah warga di Jalan Tupai, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Minggu (10/5/2026) malam.

Ular tersebut ditemukan berada di dalam bak kamar mandi rumah warga hingga membuat penghuni rumah panik dan segera meminta bantuan petugas Damkarmat Kendari melalui layanan WhatsApp.

Kepala Seksi (Kasi) Kerja Sama dan Publikasi Damkarmat Kendari, Martoyo Awaluddin mengatakan laporan warga diterima sekitar pukul 21.53 Wita. Tim rescue kemudian bergerak menuju lokasi lima menit setelah laporan masuk.

“Begitu menerima laporan dari warga, tim langsung berangkat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi ular yang berada di dalam bak kamar mandi rumah warga,” ujar Martoyo, Senin (11/5).

Ia menjelaskan, tim rescue tiba di lokasi pukul 22.10 Wita dan langsung melakukan proses evakuasi menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti unit rescue, tongsis, serta kurungan ular.

Menurutnya, proses penanganan berlangsung aman dan terkendali meski kondisi cuaca di lokasi saat itu sedang gerimis. Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

“Evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Setelah ular berhasil diamankan, tim kembali ke markas komando sekitar pukul 23.10 Wita,” jelasnya.

Dalam operasi penyelamatan itu, unsur yang terlibat yakni Danru Penyelamatan Pleton 3 M. Ruslin Goa, tim penyelamatan Damkarmat Kota Kendari, serta operator Fire Button.

Martoyo mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan hewan berbahaya di lingkungan permukiman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami siap siaga memberikan pelayanan penyelamatan kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten