Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

IRT asal Kolut Hilang Usai Hadiri Pesta Pernikahan di Konsel

IRT asal Kolut Hilang Usai Hadiri Pesta Pernikahan di Konsel
Ibu rumah tangga (IRT) bernama Katiyem (43), warga Desa Pohu, Kecamatan Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan hilang usai menghadiri acara pernikahan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Katiyem (43), warga Desa Pohu, Kecamatan Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), hilang sejak 22 Mei 2026.

Keberadaannya hingga kini belum diketahui. Keluarga bersama pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian.

Laporan orang hilang tersebut diterbitkan Polsek Buke yang berada di wilayah hukum Polres Konawe Selatan (Konsel). Laporan itu diterbitkan setelah suami korban, Jamaluddin Lalang, mendatangi kantor polisi untuk melaporkan hilangnya sang istri pada Sabtu (30/5/2026).

Anak korban, Irwan (22), mengatakan keluarga sangat berharap bantuan masyarakat untuk memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan ibunya.

“Kami masih terus mencari ibu. Semoga ada masyarakat yang mengetahui keberadaannya dan bisa segera menghubungi keluarga atau pihak kepolisian,” ujar Irwan.

Dari laporan kepolisian, Katiyem memiliki tinggi badan sekitar 140 centimeter, berambut hitam panjang dan saat terakhir diketahui mengenakan jilbab. Korban berkulit sawo matang dengan bentuk wajah oval.

Kronologi kejadian bermula saat Katiyem bersama suaminya menghadiri pesta pernikahan di Desa Adaka Jaya, Kecamatan Buke, Kabupaten Konsel, pada Rabu (20/5). Sehari kemudian, Kamis (21/5), Jamaluddin lebih dahulu kembali ke Kabupaten Bombana dan meninggalkan istrinya di lokasi acara.

Pada Jumat (22/5), Katiyem berencana menyusul suaminya pulang ke Bombana. Namun hingga saat ini korban tidak pernah tiba di rumah maupun di lokasi tujuan yang dituju.

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga segera melakukan pencarian di sejumlah lokasi, termasuk di sekitar Desa Adaka Jaya dan rumah kerabat korban. Karena belum membuahkan hasil, keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Buke.

Saat ini, kepolisian masih menerima dan menindaklanjuti setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan Katiyem. Masyarakat yang mengetahui atau menemukan korban diharapkan segera menghubungi keluarga maupun Polsek Buke guna membantu proses pencarian.

Keluarga berharap Katiyem dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten