Oknum Bhayangkari di Baubau yang Sita Rapor Siswa SD Minta Maaf

Baubau – Oknum bhayangkari berinisial SS di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang sebelumnya diduga menyita rapor siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Baubau berinisial LK (9) karena persoalan utang, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
Permintaan maaf itu disampaikan dalam proses mediasi yang difasilitasi Polres Baubau pada Kamis (25/6/2026). Dalam mediasi tersebut, rapor milik LK yang sebelumnya ditahan juga telah dikembalikan kepada pihak keluarga.
Mediasi berlangsung di ruang Wakapolres Baubau dan dihadiri tante korban bernama Wa Ode Amalia Ahza atau Amel (39), pihak sekolah, komite sekolah, oknum bhayangkari SS, serta jajaran kepolisian.
Wakapolres Baubau Kompol Andi Usri mengungkapkan, proses mediasi berjalan lancar dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
“Kami sudah melakukan mediasi antara pelapor dan terlapor yang diwakili oleh komite sekolah, kepala sekolah, dan wali kelas. Semuanya berjalan dengan lancar dan itu yang kami harapkan,” ungkap Andi.
Ia mengatakan, pelapor dan terlapor kini telah berdamai setelah mencapai kesepakatan bersama. “Antara pelapor dan terlapor sudah menyelesaikan permasalahannya dan telah berdamai. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini,” ujarnya.
Rapor yang sebelumnya sempat ditahan kini telah diserahkan kepada Amel selaku tante korban dan disaksikan seluruh pihak yang hadir.
“Untuk rapornya sudah dikembalikan kepada tantenya dan sudah disaksikan oleh semua pihak yang mengikuti mediasi,” ucapnya.
Sementara itu, persoalan utang sebesar Rp2 juta yang menjadi pemicu kasus tersebut disebut akan ditangani langsung Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat agar tidak lagi berdampak terhadap hak belajar anak.
Di hadapan keluarga korban dan jajaran kepolisian, SS juga menyampaikan penyesalan atas tindakannya.
“Saya secara pribadi meminta maaf kepada Ibu Amel bersama keluarga besarnya dan juga kepada institusi Polres Baubau karena permasalahan ini menjadi viral. Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan saya dan berharap dapat dimaafkan,” ucap SS.
Diduga Sita Rapor Siswa SD Baubau untuk Jaminan Utang, Ibu Bhayangkari Dilaporkan ke Polisi





