Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Satgas Yonif 725/Woroagi Sultra Temukan 5 Ribu Batang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan

Satgas Yonif 725/Woroagi Sultra Temukan 5 Ribu Batang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi saat mengamankan ribuan batang ganja di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Istimewa. (13/7/2026).

Nasional – Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan sekitar 5 ribu batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ribuan batang tanaman ganja itu ditemukan di Kampung Kima Kompleks dan Kampung Air Garam pada Senin, (13/7/2026).

Pengungkapan ladang ganja tersebut dilakukan personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi yang tergabung dalam Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Temuan itu merupakan hasil pengembangan informasi melalui dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan seluruh rangkaian operasi dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan,” kata Wirya dalam keterangannya, Kamis (16/7).

Sebelum menemukan lokasi penanaman, personel terlebih dahulu melakukan pengintaian dan penguasaan wilayah. Mereka harus melintasi medan pegunungan yang terjal, menghadapi cuaca yang tidak menentu, serta melewati jalur dengan akses yang sulit dijangkau.

Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan mengamankan sekitar 5 ribu batang tanaman ganja sebagai barang bukti.

Wirya menjelaskan, sekitar 3 ribu batang tanaman ganja ditemukan di Kampung Kima Kompleks. Sedangkan 2 ribu batang lainnya ditemukan di Kampung Air Garam. Di lokasi tersebut, personel juga menemukan satu busur dan 26 anak panah.

“Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujarnya.

Wirya menegaskan Koops TNI Habema akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi untuk menekan peredaran narkotika di Papua. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk komitmen melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Pengungkapan sekitar 5 ribu batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten