Rumah Warga Konsel Terbakar, Harta Benda Hangus dan Kerugian Capai 130 Juta

Konawe Selatan – Sebuah rumah milik warga di Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar pada Sabtu (1/8/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda di dalam rumah hangus dilalap api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konsel, Saifuddin Suhri, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 15.46 Wita.
“Unit pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.50 Wita. Proses pemadaman dimulai pukul 15.52 Wita hingga api berhasil dikendalikan,” kata Saifuddin.
Berdasarkan laporan Damkar Konsel, rumah tersebut diketahui milik Ali Takdir (40), warga Desa Sambahule. Sebelum kejadian, Ali Takdir baru saja selesai menggoreng pisang menggunakan kompor gas.
Menurut keterangan pemilik rumah, kompor tersebut telah dipastikan dalam kondisi mati sebelum ia bersama anaknya meninggalkan rumah menuju bengkel di Desa Tolihe, Kecamatan Baito, untuk memperbaiki sepeda motor. Sementara istrinya sedang menghadiri acara keluarga di Kecamatan Palangga. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.
“Sekitar 30 menit kemudian, korban mendapat telepon dari tetangga yang mengabarkan adanya kepulan asap dari rumahnya. Korban bersama anaknya kemudian kembali ke lokasi, tetapi api sudah membesar dan membakar hampir seluruh bangunan,” ujar Saifuddin.
Besarnya kobaran api membuat warga kesulitan menyelamatkan barang-barang milik korban. Sejumlah harta benda ikut hangus terbakar, di antaranya dokumen penting seperti ijazah, kartu identitas, kartu keluarga, sertifikat tanah, BPKB kendaraan, uang tunai sekitar Rp9 juta, perabot rumah tangga, pakaian, perlengkapan sekolah anak, serta kebutuhan sehari-hari.
“Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp130 juta,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Konsel, Iptu Komang Budayana, mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor gas.
“Dugaan sementara api berasal dari kompor gas yang diduga belum padam sepenuhnya. Selain itu, lampu dapur juga masih dalam kondisi menyala saat korban meninggalkan rumah,” kata Komang.
Personel Polsek Baito telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Polisi mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi kompor, instalasi listrik, dan sumber api lainnya benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah guna mencegah kejadian serupa.





