Pengendara Motor Diduga Tabrak Kontainer Parkir di Jembatan Teluk Kendari, Tak Sadarkan Diri

Kendari – Pengendara sepeda motor diduga menabrak mobil kontainer yang sedang parkir di Jembatan Teluk Kendari, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (7/8/2026) malam.
Dalam kecelakaan tersebut, seorang pria dan perempuan yang berboncengan sepeda motor dilaporkan mengalami luka dan tidak sadarkan diri. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua korban diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri).
Informasi kecelakaan itu beredar setelah rekamannya diunggah warga ke media sosial Facebook bernama Al Friyan Daniel. Dalam video tersebut, sejumlah warga terlihat membantu mengevakuasi kedua korban yang mengalami luka.
Friyan, mengatakan pengendara motor tersebut sebelumnya hendak pulang dari rumah keluarganya di Kelurahan Petoaha, Kecamatan Abeli, menuju Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.
“Awalnya mereka mau pulang dari rumah keluarga yang berada di Kelurahan Petoaha, Kecamatan Abeli menuju Morosi,” kata dia saat dihubungi Kendariinfo, Sabtu (8/8).
Menurutnya, kecelakaan terjadi saat pengendara motor melintas di Jembatan Teluk Kendari dari arah Kelurahan Lapulu menuju Kelurahan Kandai.
Saat tiba di lokasi, sepeda motor yang mereka kendarai diduga menabrak bagian belakang kontainer yang sedang parkir di sisi jembatan.
“Entah mengantuk atau mungkin karena apa, tiba-tiba menabrak belakang mobil kontainer yang lagi parkir di sisi jembatan dan akhirnya motor dan orangnya masuk dibawa ke belakang kontainer,” ujarnya.
Ia menyebut kedua korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. “Cuman itu yang saya tahu karena yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan saat dikonfirmasi Kendariinfo membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Namun, saat anggota tiba di lokasi, kedua korban sudah tidak berada di tempat.
“Iya kecelakaan tunggal. Anggota sudah sempat datang, tapi kedua korban sudah tidak di lokasi,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui identitas kedua korban maupun kondisi terbaru keduanya.





