Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Aksi Mayoret Marching Band SMP di Muna Goyang Tidak Senonoh, Orang Tua: Ajaran Pelatih

Aksi Mayoret Marching Band SMP di Muna Goyang Tidak Senonoh, Orang Tua: Ajaran Pelatih
Mayoret Marching Band SMP di Kabupaten Muna menampilkan gerakan yang tidak senonoh saat gerak jalan. Foto: Istimewa.

Muna – Penampilan seorang mayoret dari marching band salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat mengikuti gerak jalan menjadi sorotan.

Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video itu, mayoret terlihat melakukan sejumlah gerakan tubuh yang dinilai warganet tidak pantas ditampilkan oleh seorang pelajar SMP dalam kegiatan yang disaksikan masyarakat umum.

Penampilan tersebut sontak memicu beragam komentar. Sejumlah warganet menyayangkan adanya gerakan yang dianggap tidak sesuai dengan usia peserta didik dan konteks kegiatan gerak jalan.

“Sangat-sangat miris anak sekolah diajar untuk berperilaku seperti itu di hadapan masyarakat,” tulis salah satu warganet pada kolom komentar akun TikTok @anakmamaa0312.

Sorotan warganet kemudian bergeser kepada pihak yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan penampilan para peserta. Mereka mempertanyakan konsep serta gerakan yang diajarkan kepada pelajar sebelum tampil dalam kegiatan tersebut.

Dalam kolom komentar video, seseorang yang diduga merupakan orang tua dari mayoret tersebut memberikan klarifikasi. Ia menyebut gerakan yang dilakukan anaknya bukan atas inisiatif sendiri, melainkan mengikuti arahan dari pelatih.

“Assalamualaikum, mohon maaf saya luruskan. Ini anak saya yang sekolah di SMP 2 Lohia. Dia goyang seperti itu karena arahan dari pelatihnya,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut turut menjadi perhatian warganet. Sejumlah pihak menilai pembinaan penampilan bagi pelajar seharusnya tetap mempertimbangkan norma kepantasan serta menyesuaikan gerakan dengan usia peserta.

Aksi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap materi dan gerakan yang diberikan kepada peserta sebelum mengikuti kegiatan gerak jalan.

Namun saat ini, postingan tersebut di akun TikTok @anakmamaa0312 telah dihapus. Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna, Karima Darma, saat dikonfirmasi sampai ditayangkannya berita ini belum merespons pesan WhatsApp Kendariinfo pada Sabtu (15/8).

Hingga berita ini ditulis juga, belum diketahui identitas pelatih yang diduga memberikan arahan gerakan tersebut. Sedangkan pihak sekolah juga belum memberikan keterangan resmi terkait video penampilan mayoret yang menuai sorotan di media sosial.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten