Pria Buteng Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Ungkap Permintaan Terakhir Korban

Buton Tengah – Seorang pria berinisial LS (33) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya di Desa Wasilomata II, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Korban ditemukan istrinya, inisial NR, di salah satu kamar rumahnya dalam kondisi tergantung. Tali terlilit di leher korban dan terikat pada sebatang besi.
Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaludin, mengatakan korban diduga mengalami persoalan rumah tangga yang berkaitan dengan kecemburuan terhadap pekerjaan istrinya sebagai penari ronggeng.
“Dalam beberapa waktu terakhir korban diduga mengalami permasalahan rumah tangga yang berkaitan dengan rasa cemburu terhadap aktivitas istrinya yang bekerja sebagai penari ronggeng,” ujar Kamaludin, Minggu (23/8).
Kamaludin menjelaskan, dua hari sebelum kejadian, istri korban diundang menghadiri acara ronggeng di Desa Lolibu. Acara tersebut semula dijadwalkan berlangsung selama satu hari, tetapi dalam pelaksanaannya berlangsung sekitar dua hari.
“Setelah istri korban kembali, korban dan istrinya diketahui sempat terlibat pertengkaran yang diduga berkaitan dengan kegiatan ronggeng dimaksud,” katanya.
Menurut Kamaludin, pertengkaran tersebut menjadi salah satu hal yang didalami polisi dalam rangkaian kejadian tersebut. Namun, polisi masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi.
Selain menemukan korban, polisi juga mengamankan selembar kertas berisi pesan yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia. Dalam pesan itu, LS meminta untuk dikebumikan di depan rumah.
Polsek Mawasangka telah mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Polisi juga membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani pihak keluarga korban.





