FISIP UHO Kendari Kuliah Sistem Daring dan Luring Imbas Pemadaman Listrik Bergilir

Kendari – Pemadaman listrik bergilir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menyesuaikan sistem perkuliahan dengan menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).
Dekan FISIP UHO Kendari, Eka Suaib, mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan agar kegiatan akademik tetap berjalan selama pemadaman listrik berlangsung.
Menurutnya, dosen diberikan keleluasaan memilih metode pembelajaran sesuai kondisi saat jadwal perkuliahan berlangsung. Cara tersebut dinilai dapat membantu dosen tetap menyampaikan materi kepada mahasiswa meski pasokan listrik tidak stabil.
“Para dosen boleh memilih metode pembelajaran yang paling memungkinkan agar materi perkuliahan tetap dapat disampaikan kepada mahasiswa,” katanya, Kamis (3/9/2026).
Selain mengubah metode perkuliahan, FISIP UHO Kendari juga menyiapkan pemberian tugas kepada mahasiswa. Langkah tersebut dilakukan agar mahasiswa tetap menjalankan aktivitas akademik meski perkuliahan tidak sepenuhnya berlangsung secara tatap muka.
“Kita juga akan mencoba memberikan tugas kepada mahasiswa, agar mereka tetap produktif dan beberapa kembali ke mengajar dengan metode konvensional,” jelasnya.
Pemadaman listrik di Kendari terjadi karena PLN menerapkan pengaturan beban pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Pengaturan beban dilakukan setelah pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem menyebabkan daya mampu pasok berkurang.
Dalam kondisi tersebut, PLN menerapkan pemadaman secara bergilir dengan durasi sekitar satu hingga enam jam pada setiap sesi.
Pemadaman berlangsung mulai pukul 09.00 Wita hingga 24.00 Wita. Kondisi itu membuat sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan perkuliahan, harus menyesuaikan dengan jadwal pasokan listrik.





