Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Hiu Paus 5 Ton yang Terdampar di Wakatobi Dievakuasi dengan Cara Dibakar

Hiu Paus 5 Ton yang Terdampar di Wakatobi Dievakuasi dengan Cara Dibakar
Proses pembakaran bangkai hiu paus yang terdampar di Pantai Sousu, Desa Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Foto: Istimewa. (20/9/2026).

Wakatobi – Seekor hiu paus (whale shark) berbobot sekitar 5 ton yang terdampar dan mati di Pantai Sousu, Desa Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), dievakuasi dengan cara dibakar.

Hiu paus tersebut pertama kali ditemukan terdampar pada Sabtu (19/9/2026). Warga setempat sempat berupaya menyelamatkannya dengan menyiramkan air laut ke tubuh satwa tersebut

Namun, upaya mengembalikan hiu paus ke habitatnya tidak berhasil. Selain bobotnya yang mencapai sekitar 5 ton, kondisi air laut yang surut drastis membuat proses evakuasi ke perairan sulit dilakukan. Satwa laut yang dilindungi itu kemudian dinyatakan mati pada hari yang sama.

Sehari setelahnya, Minggu (20/9/2026), tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Wakatobi, Balai Taman Nasional Wakatobi, dan warga Desa Matahora melakukan evakuasi terhadap bangkai hiu paus tersebut.

Ps. Kepala Satuan (Kasat) Polisi Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Wakatobi, Iptu Jufri, mengatakan pihaknya sempat mempertimbangkan tiga metode untuk menangani bangkai hiu paus tersebut, yakni dikubur, ditenggelamkan, atau dibakar.

“Hari ini (Minggu) kita laksanakan evakuasi terakhir. Ada tiga metode ketika hiu paus dikategorikan sudah mati, yaitu dikubur, ditenggelamkan, dan dibakar,” ungkap Jufri dalam siaran resmi yang diunggah melalui akun Instagram @humas_polres_wakatobi.

Dengan mempertimbangkan ukuran dan bobot bangkai serta kondisi perairan, tim akhirnya memilih metode pembakaran. Sejak sekitar pukul 04.00 Wita, tim gabungan bersama masyarakat Desa Matahora mendatangi lokasi dengan membawa kayu bakar dan ban bekas. Proses pembakaran dilakukan sekitar pukul 13.00 Wita, saat air laut kembali surut.

Jufri mengatakan pembakaran dilakukan untuk mencegah bangkai hiu paus mencemari perairan di sekitar Desa Matahora.

“Kita melakukan aktivitas pembakaran dalam rangka pencegahan terjadinya pencemaran di laut di lingkungan Desa Matahora,” pungkasnya.

Hiu Paus Seberat 5 Ton Terdampar dalam Kondisi Mati di Wakatobi, Evakuasi Terkendala Air Surut

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten