2 Tim Sultra Catatkan Prestasi di Festival Musikalisasi Puisi Nasional 2026

Kendari – Dua tim asal Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih prestasi pada Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2026. Dua tim itu, di antaranya SMAN 1 Kendari meraih juara 2 dan SMAN 2 Konawe Selatan (Konsel) meraih juara harapan 1.
Kegiatan itu telah selesai dan ditutup oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) di Jakarta pada Rabu (23/9/2026) lalu.
Pendamping Musikalisasi Puisi dari Balai Bahasa Sultra, Untung Kustoro, mengatakan kedua sekolah tersebut menjadi wakil Sultra setelah lolos seleksi Festival Musikalisasi Puisi Digital Sultra 2026.

Menurutnya, seleksi tingkat daerah berlangsung secara daring. Peserta dari 17 kabupaten/kota di Sultra mengirimkan video musikalisasi puisi untuk dinilai Balai Bahasa Sultra.
Dari proses tersebut, SMAN 1 Kendari dan SMAN 2 konsel menjadi dua tim terbaik yang kemudian mewakili Sultra pada tingkat nasional.
“Kedua tim tersebut merupakan tim terbaik di Sultra dalam ajang Festival Musikalisasi Puisi Digital Sultra 2026,” kata Untung kepada Kendariinfo, Sabtu (26/9).
Sebelum mengikuti kompetisi nasional, kedua tim kembali menjalani latihan di sekolah masing-masing dengan pendampingan pelatih. Balai Bahasa Sultra juga memfasilitasi pembuatan video digital yang digunakan dalam semifinal tingkat nasional.
Kedua tim menjalani persiapan sekitar 2,5 bulan sejak semifinal melalui video hingga babak final.
Pada tingkat nasional, kedua tim membawakan puisi wajib berjudul Anak Laut karya Asrul Sani. Selain itu, masing-masing tim membawakan puisi pilihan.
SMAN 1 Kendari memilih puisi Keterampilan Membaca Laut karya Ama Achmad, sedangkan SMAN 2 Konsel membawakan Lagu Laut karya D. Zawawi Imran.
Untung mengatakan Balai Bahasa Sultra menargetkan kedua tim dapat menampilkan musikalisasi puisi secara maksimal serta mampu mengalihwahanakan puisi ke dalam musik sehingga maknanya tetap dapat dinikmati melalui pertunjukan.
“Juara hanyalah bonus,” ujarnya.
Dua prestasi tersebut membuat Sultra menjadi satu-satunya provinsi yang mengirimkan dua tim pada Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2026. Kedua tim lolos ke tingkat nasional setelah masuk dalam 10 besar pada semifinal.





