Warga Kendari Temukan Serpihan Cangkang Kerang Laut saat Gali Sumur hingga 10 Meter

Kendari – Warga menemukan lapisan pasir berwarna hitam keabu-abuan yang bercampur serpihan cangkang kerang laut saat proses penggalian sumur di Jalan Lamuse, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (26/9/2026).
Temuan tersebut muncul saat penggalian sumur yang awalnya direncanakan hanya mencapai kedalaman sekitar 7 hingga 8 meter, harus dilanjutkan sampai 10 meter karena sumber air belum ditemukan.
Warga setempat, Iyan, mengatakan pekerja kemudian menemukan lapisan pasir berwarna gelap yang bercampur dengan berbagai bentuk serpihan cangkang. Beberapa di antaranya menyerupai cangkang keong dan kerang laut.
“Saat digali lebih dalam, pekerja ini mereka dapat lapisan pasir berwarna hitam keabu-abuan yang bercampur dengan serpihan cangkang. Bukan hanya 1 atau 2, cangkang yang ditemukan terdiri dari berbagai bentuk yang menyerupai cangkang keong dan kerang laut,” kata Iyan saat dikonfirmasi, Minggu (27/9).
Menurut Iyan, sebagian besar cangkang yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Serpihan tersebut terlihat hancur dan bercampur dengan lapisan pasir berwarna gelap.
“Pokoknya banyak serpihan-serpihan cangkang yang mereka dapat. Belum ditahu berapa usianya itu cangkang-cangkang kerang,” ujarnya.
Ia menyebut temuan tersebut berada pada kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan tanah. Sementara lokasi penggalian sumur berada di ketinggian sekitar 20-25 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Temuan serpihan cangkang itu kemudian menjadi perhatian warga sekitar. Kondisi tersebut juga memunculkan dugaan mengenai kondisi lingkungan kawasan tersebut pada masa lalu.
“Mungkin ini cangkang-cangkang zaman dulu,” tutupnya.





