Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Wanita di Kendari Nyaris Jadi Korban Kejahatan Sekelompok Pria Mabuk

Wanita di Kendari Nyaris Jadi Korban Kejahatan Sekelompok Pria Mabuk
Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra saat mendatangi wanita yang diduga diganggu oleh sekelompok pria mabuk di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (9/10/2026).

Kendari – Seorang wanita di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris menjadi korban kejahatan jalanan oleh sekelompok pria yang sedang mabuk di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia pada Jumat (9/10/2026) dini hari. Wanita tersebut kemudian meminta pertolongan Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra setelah bersembunyi di bawah pohon di dekat rumah warga.

Komandan Tim (Dantim) Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan pihaknya menerima laporan dari wanita tersebut sekitar pukul 01.19 Wita. Timnya langsung merespons laporan itu dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Jadi ada seorang wanita menghubungi kami dan melaporkan bahwa dirinya baru saja hampir menjadi korban aksi kejahatan jalanan oleh sekelompok pemuda,” kata Boy saat dikonfirmasi Kendariinfo, Jumat (9/10).

Boy menjelaskan, berdasarkan keterangan wanita tersebut, kejadian bermula ketika ia mengantar temannya pulang di kawasan tersebut. Saat dalam perjalanan pulang, wanita itu mengaku dihentikan oleh sekelompok pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk.

“Melihat gelagat mencurigakan dari para pemuda tersebut, wanita itu langsung meninggalkan lokasi. Korban sempat melihat dirinya akan dikejar sehingga memilih bersembunyi di bawah pohon di samping rumah warga dan langsung menghubungi kami meminta pertolongan,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra berupaya mencari keberadaan kelompok pemuda tersebut. Namun, petugas tidak lagi menemukan mereka di sekitar lokasi sehingga memutuskan mengawal wanita itu menuju tempat aman.

“Kami kemudian mencoba mencari keberadaan para pemuda tersebut, tetapi tidak bisa lagi menemukan mereka. Tim kemudian memutuskan mengawal wanita tersebut keluar dari lokasi menuju tempat aman sehingga ia bisa pulang ke rumah dengan selamat,” tutup Boy.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten