Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

60 Persen Wilayahnya Kepulauan, Sultra Diusulkan DPR RI Terima Ambulans Udara

60 Persen Wilayahnya Kepulauan, Sultra Diusulkan DPR RI Terima Ambulans Udara
Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh. Foto: Istimewa. (9/10/2026).

Kendari – Sulawesi Tenggara (Sultra) diusulkan menjadi penerima ambulans udara dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat evakuasi pasien dalam kondisi darurat, terutama di wilayah kepulauan yang sulit dijangkau melalui jalur laut.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sultra di Kota Kendari, Jumat (9/10/2026).

Nihayatul mengatakan, dirinya telah meminta Kemenkes memasukkan Sultra dalam daftar penerima ambulans udara pada alokasi anggaran berikutnya.

“Saya sudah sampaikan agar untuk anggaran berikutnya, bila ada penyediaan ambulans udara, Sultra dimasukkan dalam penerima ambulans itu,” kata Nihayatul.

Menurutnya, fasilitas tersebut dibutuhkan untuk mengatasi kendala geografis yang selama ini berpotensi menghambat masyarakat mendapatkan pertolongan medis, khususnya di pulau-pulau yang jauh dari rumah sakit rujukan.

Ia menyebut sekitar 60 persen wilayah Sultra merupakan kepulauan. Kondisi ini membuat perjalanan antarpulau membutuhkan waktu berjam-jam jika hanya mengandalkan transportasi laut.

Situasi tersebut menjadi persoalan serius ketika pasien membutuhkan penanganan medis segera. Pasien dalam kondisi kritis berisiko terlambat memperoleh pertolongan karena harus menunggu dan menempuh perjalanan menggunakan kapal.

“Bayangkan kalau sakit dan harus naik kapal. Saya tidak bisa membayangkan kalau semisal dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Nihayatul menjelaskan, ambulans udara dapat berupa helikopter yang digunakan untuk mengevakuasi pasien dari wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur transportasi biasa.

Ia menambahkan, usulan tersebut sejalan dengan persoalan layanan kesehatan yang disoroti Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 14 Agustus 2026 lalu.

Dalam pidato tersebut, sejumlah persoalan sektor kesehatan menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, termasuk dokter umum dan dokter gigi, hingga kebutuhan fasilitas pendukung pelayanan kesehatan seperti ambulans udara.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten