Pengendara Motor di Baubau Alami Kecelakaan Diduga saat Hindari Rombongan Pejabat

Baubau – Seorang pengendara motor di Kota Baubau, mengalami kecelakaan diduga saat sedang menghindari rombongan pejabat yang tengah melintas di Kelurahan Gonda Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (8/10/2026) pagi.
Peristiwa itu disampaikan korban melalui video yang diunggah di akun Facebook bernama La Rapi. Saat kejadian, ia mengaku sedang mengantar anaknya ke sekolah.
Di saat yang bersamaan, melintas mobil patroli dan pengawalan (patwal) yang diikuti sejumlah mobil lain di belakangnya. Mobil yang di belakang itu kemudian diduga mengambil lajur berlawanan.

“Cuma yang di belakangnya (mobil patwal) ini. Ini di tikungan. Memang tidak di tikungan sedikit, cuma dia ambil hampir garis putih di sebelah kiri, bagian kita punya jalur, dia ambil semua jalan,” ujar korban melalui videonya.
Beruntung, ia cepat mengendalikan motornya agar tidak terjatuh ke jurang yang berada di lintasan tersebut. Namun, kendaraannya justru menabrak bagian belakang sepeda motor yang berada di depan.
Akibatnya, motor korban kesulitan untuk dijalankan, sepatbor depan patah, serta kunci kontak masuk ke dalam. Sementara itu, kondisi kendaraan yang ditabraknya dikabarkan baik-baik saja.
“Hampir kita jatuh di bagian ada jurangnya sedikit di sana. Ini kalau tidak cepat saya kendalikan, akan ada lagi korban nyawa. Motor depan untung tidak apa-apa. Saya hanya tabrak dia punya ban,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, korban mengimbau Pemkot Baubau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton, serta kendaraan pejabat lain yang ingin melintasi suatu wilayah agar tetap berada pada jalur yang semestinya.
Ia berharap kejadian itu tidak terulang kembali karena berisiko membahayakan keselamatan masyarakat.
“Jadi, saya mohon untuk Pemerintah Kota Baubau maupun Kabupaten Pasarwajo, kalau lewat di mana pun, usahakan jangan coba-coba ambil jalur. Khusus jalurnya saja. Memang betul kalian buru-buru, tapi kalau bisa saya tegaskan sekali lagi kalau kejadian begitu kamu orang membunuh masyarakat sendiri,” tegasnya.





