Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Wakatobi

Kabut Asap Kian Pekat di Wakatobi, BMKG Kembali Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Waspada

Kabut Asap Kian Pekat di Wakatobi, BMKG Kembali Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Waspada
Suasana kawasan wisata Marina Togo Mowondu, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, yang berkabut pekat saat pagi hari. Foto: Ribby DuaEmpat. (13/10/2026).

Wakatobi – Kabut asap yang menyelimuti langit Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), terpantau makin tebal pada Selasa (13/10/2026) pagi.

Dalam rekaman video yang dibagikan warga bernama Ribby, kabut tersebut tampak mengaburkan jarak pandang di kawasan wisata Marina Togo Mowondu, Kecamatan Wangiwangi.

Panorama laut yang biasanya terlihat jernih kini tersamarkan oleh pekatnya asap, bahkan pulau kecil di depannya nyaris tidak terlihat.

“Ya Allah, situasi pagi ini di Pulau Wakatobi, tepatnya di Pulau Wangiwangi diselimuti kabut asap yang sangat tebal. Yang tadinya di sini sangat jernih airnya, cuacanya sangat indah, tapi sekarang seperti ini keadaannya,” ungkap Ribby dalam videonya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Kelas II Maritim Kendari dalam siaran persnya kembali menetapkan Kabupaten Wakatobi masuk kategori kabut asap sedang untuk periode 13 – 14 Oktober 2026.

Kategori serupa juga berlaku untuk sejumlah kabupaten dan kota di Sultra, seperti Kota Kendari, Baubau, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Bombana, Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka Utara (Kolut), Muna, Muna Barat (Mubar), Buton, Buton Utara (Butur), Buton Selatan (Busel), dan Buton Tengah (Buteng).

Menyikapi kondisi tersebut, BMKG kembali mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar, memperbanyak minum air putih, serta menutup jendela saat asap terasa pekat.

Selain itu, kelompok rentan, anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi kegiatan luar ruangan. Adapun untuk pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan diminta selalu waspada penurunan jarak pandang.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten