Peringatan 17 Agustus, Gubernur Sultra Kukuhkan 50 Paskibraka Sultra

Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi resmi mengukuhkan 50 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2021, Sabtu (14/8/2021).
Peringatan detik-detik proklamasi dan pengibaran Bendera Merah Putih tingkat Provinsi Sultra direncanakan bakal diselenggarakan di pelataran Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra.
“Pengukuhan ini digelar rutin sebelum mereka bertugas saat Upacara Kemerdekaan RI,” ujar Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya.
Ali Mazi berharap kepada 50 orang Paskibraka tersebut agar diberikan kelancaran oleh Tuhan yang Maha Esa.
“Saya Gubernur Sultra, mengukuhkan anak-anakku sebagai pasukan pengibar bendera tingkat Sultra, tahun 2021. Semoga Allah, Tuhan yang Maha Kuasa, memberikan rahmat dan kemudahan dalam melaksanakan tugas negara ini,” harapnya.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sultra, Trio Prasetyo Prahasto menyatakan bahwa pengukuhan Paskibraka pada 2021 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun sebelumnya, pasukan yang dikukuhkan berjumlah delapan orang saja. Tahun 2021, yang dikukuhkan adalah keseluruhan pasukan yang berjumlah 50 orang,” katanya.
Dia menyebut, 25 orang anggota Paskibraka akan bertugas pada detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, sedangkan 25 orang lainnya bertugas pada penurunan bendera ketika sore hari.
“Anggota Paskibraka yang ditempatkan sebagai cadangan, tahun ini ditiadakan,” tuturnya.
Sementara itu, penanggung jawab pelatih Paskibraka Sultra, Peltu TNI Iman Sadaoda mengatakan bahwa adanya pandemi Covid-19 membawa pengaruh terhadap pasukan pengibar yang berperan sebagai pengawal atau pengaman kehormatan.
“Setelah adanya wabah virus Covid-19, kini aturan baru telah meniadakan pasukan 45 yang merupakan pasukan gabungan TNI dan Polri. Ini bentuk penyesuaian yang dilakukan dan penerapan prokes juga akan ketat dilakukan,” katanya.
Dia juga mengungkapkan, anggota Paskibraka yang dikukuhkan hari ini adalah putra-putri terbaik utusan dari 17 kabupaten dan kota se-Sultra.
“Jumlah petugas upacara akan berkurang, termasuk undangan dan peserta akan dilaksanakan secara terbatas,” pungkasnya.





