Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

BLK Latih SDM Kendari Agar Mandiri di Segala Bidang

BLK Latih SDM Kendari Agar Mandiri di Segala Bidang
Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu dan 80 peserta pelatihan. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (8/9/2021).

Kendari – Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka pelatihan berbasis kompetensi institusional non-boarding tahap delapan tahun 2021, di Aula Serbaguna BLK Kendari, Rabu (8/9/2021).

Kegiatan itu menyasar 80 sumber daya manusia (SDM) di Kendari yang dibagi dalam lima bidang pelatihan. Yakni pelatihan pembuatan roti dan kue, tata rias pengantin muslim, asisten pembuat pakaian, menjahit pakaian wanita dewasa, serta teknisi akuntansi junior.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, La Ode Haji Polondu mengharapkan, seluruh peserta dapat memanfaatkan waktu pelatihan dengan sebaik mungkin, agar tercipta kompetensi yang baik.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, La Ode Haji Polondu.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, La Ode Haji Polondu. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (8/9/2021).

“Dari lima kejuruan ini, saya berharap ada perubahan dari siswa peserta yang mengikuti kegiatan ini. Yang awalnya tidak mengetahui atau menguasai menjadi mengetahui, dan pada akhirnya kompeten di bidang itu,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberhasilan peserta mencapai kompeten di bidang yang dilatih dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor kecerdasan, baik itu kecerdasan emosional, intelektual, spiritual, dan sosial.

“Semoga dengan adanya kecerdasan itu, dapat membentuk kemampuan peserta pelatihan dalam menerima segala bentuk materi dan praktiknya. Melalui kegiatan ini, saya punya keyakinan kepada adik-adik ini, ke depan bisa menjadi orang-orang yang minimal dapat menolong dirinya sendiri untuk tidak bergantungan pada orang lain,” katanya.

Selama kegiatan pelatihan berlangsung, penerapan protokol kesehatan Covid- 19 dilakukan secara ketat. Mulai dari memakai masker hingga menjaga jarak.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Dipastikan Hadiri Munas ke-VIII Kadin di Kendari

“Ya, kita tetap menerapkan prokes ketat. Bahkan agar menghindari kerumunan, nantinya per kelas yang tadinya 16 peserta, kita bagi menjadi 8 peserta per kelas. Dan setiap masuk kelas pelatihan sudah harus mencuci tangan, mengukur suhu, serta menggunakan masker,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten