Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Jika Raih Emas di PON, Atlet Pencak Silat Sultra Dapat Rp100 Juta

Jika Raih Emas di PON, Atlet Pencak Silat Sultra Dapat Rp100 Juta
Deretan atlet pencak silat IPSI Sultra. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (10/9/2021).

Kendari – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar akan memberi bonus kepada atlet yang meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

“Ya, jadi hadiah tersebut untuk memotivasi atlet. Selain itu juga apresiasi saya selaku Ketua IPSI Sultra, jika nantinya prestasi emas bisa mereka raih,” katanya, Jumat (10/9/2021).

Dia menyebut, uang itu bersumber dari dana pribadi. Menurutnya, setelah melihat kesiapan Tim Cabor Pencak Silat Sultra, dia optimis dengan raihan medali emas.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (10/9/2021).

“Target medalinya pasti yang terbaik. Kita utus dua orang atlet, saya lihat peluang itu ada, mereka sangat disiplin dengan jadwal latihannya. Pelatihnya juga sangat serius membimbing mereka selama enam bulan terakhir,” ujarnya.

Andi mengatakan, Sultra akan mengirim dua atlet pencak silat. Keduanya adalah Wiwik dari Kota Kendari dan Rikki Aris Munandar asal Kabupaten Muna. Wiwik akan turun di kelas F putri, sedangkan Rikki Aris Munandar kelas D putra.

Pelatih Atlet Pencak Silat Sultra, Adam Malik, menargetkan kedua atlet meraih medali, karena sebelumnya mereka juga pernah meraih medali pada pra-PON Jawa Barat.

“Mereka di pra-PON pernah meraih medali, bahkan Rikki pernah meraih perunggu di PON Jawa Barat. Mudah-mudahan bisa meningkat atau setidaknya dipertahankan,” harapnya.

Pelatih atlet cabang olahraga pencak silat, Adam Malik.
Pelatih atlet cabang olahraga pencak silat, Adam Malik. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (10/9/2021).

Rencananya, atlet cabor pencak silat akan berangkat ke Papua pada 30 September 2021. Mereka dijadwalkan bertanding pada 6 – 12 Oktober 2021.

Baca Juga:  Wali Kota Baubau Lantik 105 Pejabat Eselon

“Persiapan yang telah kami lakukan yakni mempelajari teknik-teknik lawan. Kami belum pernah melakukan sparing partner, karena itu bisa mengakibatkan cedera nantinya. Jadi persiapan tersisa kurang lebih satu bulan ini, kita isi dengan latihan,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten