Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Event

260 Pohon Bonsai Dipamerkan pada HUT Basarnas Kendari ke-22

260 Pohon Bonsai Dipamerkan pada HUT Basarnas Kendari ke-22
Penilaian pohon bonsai oleh Juri Bonsai Nasional Pascaningtyas KSB yang mengikuti kontes di pelataran Kantor Basarnas Kendari. Foto: Basarnas Kendari. (18/9/2021).

Kendari – Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pameran dan kontes pohon bonsai untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-22. Sebanyak 260 karya seni bonsai dari berbagai daerah di Sultra dipamerkan di pelataran Kantor Basarnas Kendari, Sabtu (18/9/2021).

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengatakan, pameran dan kontes bonsai digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 September 2021. Kontes yang diperlombakan adalah Kelas Prospek yang diikuti 196 pohon dan Kelas Lanjut diikuti 64 pohon. Aris menyebut, tujuan utama dari kegiatan ini untuk menyambung tali silaturahmi antara para peserta dan pencinta bonsai.

“Kegiatan baru bisa terlaksana. Sebenarnya, HUT Kantor Basarnas jatuh pada 9 September kemarin. Tapi tujuannya yang pertama adalah mengumpulkan kawan-kawan pencinta, hobi, dan kolektor bonsai sama-sama kita satukan di sini untuk hal-hal yang lebih positif lagi dalam komunitas. Tapi intinya, penyelenggaraan kontes dan pameran ini untuk menyambung tali silaturahmi antara peserta dan pencinta bonsai,” katanya.

Ratusan pohon bonsai yang yang dipamerkan di pelataran Kantor Basarnas Kendari.
Ratusan pohon bonsai yang yang dipamerkan di pelataran Kantor Basarnas Kendari. Foto: Basarnas Kendari. (18/9/2021).

Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kendari, Rizky Yudha Thama mengungkapkan, hampir seluruh daerah di Sultra mengikuti pameran kontes bonsai ini. 260 pohon yang dipamerkan merupakan seni bonsai karya putra daerah Sultra.

“Target awalnya hanya 160 pohon. Tapi alhamdulillah, dengan antusias yang luar biasa, sudah bisa menjadi 260 pohon sampai hari ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Seorang Nelayan Hilang Misterius di Perairan Patuno Wakatobi

Sementara itu, Juri Bonsai Nasional, Pascaningtyas KSB, ada empat kriteria yang menjadi penilaian dalam kontes berdasarkan aturan PBBI Nasional. Yakni penampilan, gerak dasar, kerapian, dan kematangan.

“Ada empat dalam penilaian bonsai. Yang pertama adalah penampilan, kedua gerak dasar, ketiga kerapian, dan keempat kematangan. Saya rasa di Kendari sendiri perkembangannya sangat bagus, karena acara yang pertama itu hanya sekitar 90-an pohon. Kebetulan saya terlibat. Dan melihat animo hari ini dan kemarin, ini sangat luar biasa. Peningkatannya sangat jauh lebih bagus, baik dari sisi jumlah maupun mutu bonsai,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten