Atlet Karate Sultra Keluhkan Pelayanan di Asrama PON XX Papua

Kendari – Atlet karate utusan Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh KONI saat berada di Asrama PON XX Papua.
Pelatih Karate Sultra, Alfaidin Arnol mengatakan, penginapan yang disediakan kurang layak, serta makanan yang diberikan juga tidak cocok untuk atlet.
“Ini penginapan yang diberikan dari KONI Sultra kurang layak. Terus makan terbatas, menu makanannya juga tidak cocok untuk atlet. Makanannya ikan saja sama sayur, itupun ikannya dibatasi,” katanya kepada Kendariinfo, Senin (4/10/2021).

Selain itu, para atlet karate Sultra juga dikabarkan sempat tidak kebagian jatah sarapan. Bahkan uang saku untuk atlet masih belum diberikan.
“Terus uang saku bertanding juga belum diberikan padahal sudah ada atlet yang selesai bertanding,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Abbas menjelaskan, segala fasilitas dan pelayanan di asrama atlet karate Sultra telah dikonfirmasi ke Pengurus Besar PON XX Papua.
“Kami konfirmasi ke PB PON terkait hal itu. Penginapan yang ditetapkan tersebut posisinya dekat dengan lokasi pertandingan, jadi memudahkan mereka untuk ke sana,” jelasnya.
Mengenai pembayaran uang saku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra akan segera memberikan biaya itu dalam waktu dekat. Sehingga para atlet diharapkan untuk bersabar menunggu penyaluran dana tersebut.
Sedangkan untuk masalah jatah keterlambatan sarapan pagi, Endang menuturkan, hal itu disebabkan adanya kesalahan komunikasi dengan pihak PB PON XX Papua.
“Setelah mendengar keluhan soal makanan atlet, konsumsinya disiapkan sebaik mungkin karena para atlet membutuhkan makanan yang bergizi, asupan kalori yang mencukupi,” pungkasnya.





