Jembatan Titian Penghubung 4 Desa Terdampak Banjir di Konut Diresmikan

Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) telah meresmikan jembatan titian yang menghubungkan empat desa terdampak banjir di Kecamatan Andowia, Konut, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (18/10/2021).
Empat desa tersebut, yakni Desa Labungga, Desa Laronanga, Desa Puuwonua, dan Desa Puusuli. Sedangkan anggaran dari pembangunan jembatan yang terbuat dari papan itu, berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang yang memiliki izin usaha di wilayah Andowia.
Bupati Konut, Ruksamin, mengatakan progres pembangunan di wilayah rawan banjir tersebut sementara berjalan di tahap pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul.

“Format terakhir yang sementara kita laksanakan, tinggal validasi untuk pembebasan lokasi huntap. Tahun ini kita sudah tuntaskan dan mudah-mudahan sudah turun anggaran baik pembangunan hunian tetap (huntap) maupun jembatan permanen, bahkan sekarang sementara sosialisasi pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul penahan banjir,” katanya.
Dia juga berharap, agar di tahun ini pemerintah pusat dapat menggelontorkan anggaran, sehingga pihaknya dapat memulai pembangunan jembatan permanen secepatnya.
“Karena bagusnya doa masyarakat dan dukungannya kepada pemerintah, alhamdulillah, semua itu dibiayai kurang lebih Rp1 triliun. Termasuk pembangunan tanggul penahan banjir setinggi 10 meter,” tutupnya.





