Pemilu 2024 Harus Jadi Kilas Balik Anak Muda di Pentas Politik Sultra

Kendari – Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 harus menjadi kilas balik anak muda di pentas politik Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu terungkap saat Dialog Kebangsaa bertema “Wajah-Wajah Baru pada Pemilu dan Pilkada di Sulawesi Tenggara Tahun 2024” di Aula Lakilaponto, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Kamis (28/10/2021).
Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari kalangan muda yang berkecimpung di organisasi kepemudaan dan dunia politik Sultra. Di antaranya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Salam Sahadia, Anggota DPRD Kota Kendari Rizki Brilian Pagala, Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Radhan Algindo Nur Alam, serta mantan Ketua KNPI Sultra Periode 2012 – 2016, Hidayatullah.
Ketua Panitia Dialog Kepemudaan, Nur Aisyah menjelaskan, kegiatan tersebut selain bentuk peringatan Hari Sumpah Pemuda, juga sebagai wadah pendidikan politik kepada para mahasiswa dari narasumber muda yang berkecimpung di dunia politik.

“Kegiatan ini sebagai peringatan momentum Hari Sumpah Pemuda. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memacu semangat anak muda untuk mendeklarasikan dirinya agar membuat perubahan di masa depan, khususnya di Kota Kendari sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Salam mengatakan, anak muda harus menunjukkan kualitas, kreativitas, dan rencana soal perubahan di masa depan, khususnya di bidang politik. Dengan kualitas yang dimiliki, anak menjadi tonggak perubahan di masa yang akan datang.
“Jadi kita berharap peran pemuda di Kota Kendari harus lebih dominan, dengan menunjukkan bahwa pemuda Sultra itu berkualitas, kreatif, dan punya agenda soal perubahan,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Hidayatullah. Dia menyebut, anak muda memiliki energi yang lebih besar dibanding angkatan tua. Oleh karena itu, anak muda harus mulai menyiapkan diri untuk memimpin di masa depan.
“Saya orang yang menolak pemimpin-pemimpin yang tua, karena pasti lambat. Kalau anak muda sudah pasti gesit. Makanya anak-anak muda, siapkan diri anda,” ujarnya.
Radhan mengungkapkan, para pemuda memiliki peran penting dalam kemajuan daerah Sultra, khususnya di Kota Kendari. Oleh karena itu, pemuda diharapkan mempunyai semangat yang tinggi untuk berperan aktif dalam memajukan daerahnya.
“Anak muda harus memiliki semangat yang tinggi dalam segala hal yang positif khususnya dunia perpolitikan, sehingga ke depannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri mereka dalam berdaya saing dengan pemuda lainnya di seluruh Indonesia,” ungkapnya.





