Pemkot Kendari Bakal Bangun RSUD Tipe D Bulan November

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berencana bakal membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di kawasan Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang akan dimulai pada bulan November tahun ini.
Rencananya, peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RSUD tersebut akan dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Fasilitas kesehatan di kawasan Puuwatu itu untuk mengantisipasi keterbatasan ruang perawatan terutama di masa Pandemi Covid-19.
Sulkarnain Kadir mengatakan, pembangunan RSUD itu tinggal menunggu proses administrasi.
“Tidak bisa lagi lama-lama. Ini pembangunan tinggal menunggu hari, kalau sudah selesai administrasinya, kita akan mulai pengerjaannya,” kata Sulkarnain saat ditemui Kendariinfo, Rabu (3/11/2021) lalu.
RSUD Tipe D ini dibangun melalui pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan akan mendukung pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari sekitar Rp20 – 30 miliar setiap tahunnya.
“RSUD ini nantinya akan diperuntukkan khusus bagi pasien yang terpapar Covid-19 maupun pasien yang terpapar virus lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, RSUD ini akan memiliki nilai strategis bagi Pemkot Kendari khususnya pada sektor kesehatan dan dibangun dengan konsep minimalis.
“Konsepnya minimalis, dekorasi RS kita buat sederhana. Dibuat tiga lantai, satu lantainya dibangun ke bawah. Dibuat senyaman mungkin, jadi kalau mereka nyaman pasti akan cepat sembuh. Selain itu kalau kita punya dua RS, kita bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, misalkan RSUD satu kita bisa kita fungsikan untuk penyakit akibat virus, satunya bisa menangani penyakit umum,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Subhan mengatakan, pembangunan tersebut perlu didukung, karena akan bermanfaat nantinya untuk menunjang fasilitas kesehatan yang sudah ada, mengingat jumlah masyarakat Kota Kendari semakin meningkat tiap tahunnya.
“Kalau banyak RS tentu sangat baik. Kota Kendari kan tiap tahun ada peningkatan penduduk, jadi semua itu juga harus ditunjang dengan hadirnya fasilitas kesehatan yang memadai,” imbuh Subhan, Minggu (7/11/2021).






