Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Sepanjang September 2021, Ada 10 Kasus DBD di Kendari

Sepanjang September 2021, Ada 10 Kasus DBD di Kendari
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahminingrum. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (25/8/2021).

Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat 10 kasus baru Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang September 2021. 

Kepala Dinkes Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan, 10 kasus itu disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak bersahabat sepanjang bulan itu mempercepat perkembangbiakan nyamuk. 

“Pada saat itu, nyamuk DBD ini berkembang dengan cepat di tengah masyarakat. Jadi masyarakat yang kena gigitannya, bisa terinfeksi,” katanya kepada Kendariinfo, Selasa (9/11/2021). 

Dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan virus tersebut dengan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

“Ingat, virusnya bisa menular ke orang lain. Jadi cegah dengan program 3M yakni menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur sampah atau wadah tak terpakai yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk,” imbaunya. 

Untuk melakukan proses pencegahan, Rahminingrum mengaku, pihaknya rutin melakukan penyemprotan insektisida untuk membunuh nyamuk (fogging). 

“Kita rutin melakukan penyemprotan untuk mencegah masifnya penularan DBD utamanya di daerah-daerah yang ditemukan kasus DBD. Selain itu kita memberikan obat nyamuk jenis abate kepada warga untuk digunakan di air yang dapat mematikan larva nyamuk DBD,” pungkasnya. 

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten