Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Jadi Peserta Pramuka PTK se-Indonesia, IAIN Kendari Tampil dengan Adat Muna

Jadi Peserta Pramuka PTK se-Indonesia, IAIN Kendari Tampil dengan Adat Muna
Kontingen IAIN Kendari, dalam Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN-PTK) XV se-Indonesia. Foto: Istimewa.

Kendari – Delapan anggota Praja Muda Karana (Pramuka) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi peserta Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN-PTK) XV se-Indonesia yang digelar oleh tuan rumah UIN Raden Fatah Palembang.

Pada kesempatan tersebut, 58 PTK menampilkan pakaian adat dari daerah masing-masing. Kontingen Pramuka Racana Sultan Qaimuddin IAIN Kendari, memilih menggunakan pakaian Adat Muna bernuansa kuning yang tampil unik dan memukau di antara peserta lainnya.

Diketahui, delapan anggota Racana IAIN Kendari yang diutus ke Palembang terdiri dari empat pramuka putra, dan empat pramuka putri untuk mengikuti kegiatan perkemahan luar jaringan. Sedangkan 12 anggota lainnya berkegiatan secara daring (online).

Pimpinan Kontingen yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAIN Kendari mengatakan, kegiatan nasional per dua tahun ini menjadi sarana bagi anggota pramuka untuk menampilkan kreativitas memamerkan budaya lokal, di samping kegiatan bakti sosial yang menjadi roh dari kegiatan kepanduan.

“Mereka mendapat kesempatan memaksimalkan semua potensi yang ada di dalam dirinya untuk menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan menumbuhkan sikap inklusif, menerima perbedaan, serta mengimplementasikan unsur moderasi beragama sesuai tema yang diusung dalam kegiatan PWN,” katanya, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, Ketua Racana IAIN Kendari, Muhammad Sabri menjelaskan bahwa pada kesempatan berikutnya pihaknya bakal menampilkan kebudayaan Sultra, berupa tari kreasi tiga etnis yang terdiri dari Buton dengan tarian manca, etnis Muna tarian ende-ende, dan Tolaki dengan tarian lulo.

Baca Juga:  IAIN Kendari Sabet Rekor MURI Pantun Moderasi Beragama Terbanyak di TikTok

“Melalui pentas seni ini, kami ingin mengenalkan budaya Sultra kepada teman-teman dari Sabang sampai Merauke. Kegiatan PWN menjadi momentum yang tepat untuk mengusung budaya Sultra ke tingkat nasional khususnya di lingkungan mahasiswa PTK,” jelasnya.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten