Kota Kendari Diprediksi Tambah Jumlah Kursi DPRD 2024

Kendari – Menurut Sulkarnain Kadir, jumlah penduduk di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kian hari semakin meningkat. Sejalan dengan hal itu, alokasi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari diprediksi akan bertambah menjadi 40 kursi pada tahun 2024.
Jumlah penduduk Kota Kendari kemungkinan bisa menembus angka 400 ribu jiwa, sebagaimana pertumbuhannya di tahun sebelumnya.
“Menurut aturan undang-undang, jika jumlah penduduknya seperti itu, memungkinkan bertambah dari 35 kursi menjadi 40,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.
Dia mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan gagasan dari hasil diskusi bersama, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Di mana pada pemilu 2024 di Kota Kendari, ditemukan potensi untuk terjadi penambahan kursi.
Kendati demikian, ke depannya ia juga perlu masukan sehingga pihaknya bisa melaporkan ke KPU Pusat terkait tata kelola daerah pilihan (dapil), pasalnya terdapat kecamatan baru di Kota Kendari.
“Ini harus ditata penambahannya dan didistribusikan ke dapil mana saja. Bertambahnya satu kecamatan baru, dan satu kelurahan baru yaitu Kecamatan Nambo dan Kelurahan Wundubatu, tentu juga administrasinya penuh penyesuaian. Artinya nanti administrasi Pemilu juga akan menyesuaikan,” jelasnya.
“Tentunya, yang kita harapkan agar ke depan kita menghasilkan kualitas yang lebih baik dari Pemilu sebelumnya. Sehingga pada Pemilu 2024 nanti, bisa sesuai dengan apa yang diharapkan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, Suhardin mengungkapkan bahwa untuk jumlah pemilih, dipastikan akan bertambah khususnya pada pemilih pemula.
“Kemungkinan nanti didominasi anak SMA yang sudah lulus dan mencapai usia untuk memilih,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak termasuk siswa sekolah guna meningkatkan kualitas Pemilu 2024.
“Saat ini, data pemilih nanti diprediksi usia pemilih pemula, jadi itu yang menjadi dasar kita dalam penentuan nanti. Makanya kami mulai melakukan sosialisasi karena akan banyak di usia pemula,” pungkasnya.





