Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

2021 Kinerja Bank Sultra di Beberapa Sektor Tumbuh Positif

2021 Kinerja Bank Sultra di Beberapa Sektor Tumbuh Positif
Mateship's Bank Sultra 2021. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (27/12/2021).

Kendari – Selama tahun 2021, kinerja Bank Sultra menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Umum (Dirut) Bank Sultra, Abdul Latif dalam sambutannya pada acara Media Mateship’s, Senin (27/12/2021).

Dia mengatakan, kinerja positif ini terlihat dari laba bersih yang mencapai Rp218.259 miliar, angka itu tumbuh sebesar Rp4.689 miliar atau 2,19 persen dibandingkan triwulan III tahun 2020.

“Dibandingkan triwulan tiga tahun 2020, yakni Rp214.259 miliar. Tahun ini tumbuh 2,19 persen, sehingga laba bersih kami sebesar Rp218.948 miliar,” katanya.

Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif dalam sambutan pagelaran acara tahunan Media Mateship's Bank Sultra.
Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif dalam sambutan pagelaran acara tahunan Media Mateship’s Bank Sultra. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (27/12/2021).

Secara komposisi, di tahun ini Bank Sultra berhasil menekan biaya bunga dengan mengurangi dana-dana mahal, kemudian mengejar pertumbuhan dana murah.

Pertumbuhan lainnya juga terjadi pada sektor kredit, yang merupakan ujung tombak utama perseroan dalam mendongkrak pendapatan.

“Sektor kredit kami tumbuh sebesar 5,94 persen atau sebesar Rp7,3 triliun meningkat dibandingkan dengan posisi Desember 2020 lalu sebesar Rp7 triliun. Kredit Multiguna, Investasi, dan Modal Kerja menjadi penopang pertumbuhan kredit,” jelas Latif.

Tidak sampai di situ, pembayaran kredit para debitur atau Non Performing Loan (NPL) masih dalam kategori sehat dan berada di bawah ketentuan regulator sebesar 5 persen. Per September 2021, tercatat NPL Bank Sultra 1,27 persen.

Meski berbagai capaian didapatkan, masih ada beberapa sektor yang menjadi pekerjaan rumah di tahun 2022 mendatang. Salah satunya adalah aset bank yang pada posisi September 2021 mencapai Rp10,2 triliun. Angka itu masih berada di bawah target yakni, 10,5 triliun – Rp11 triliun.

Baca Juga:  BPD Sultra Segera Luncurkan Kartu Debit dan Mobile Banking

Selanjutnya, modal inti pada triwulan III yang mencapai Rp1,3 miliar. Capaian ini masih meninggalkan pekerjaan bagi Bank Sultra untuk mengejar aspek permodalan sebagaimana yang diamanahkan OJK sesuai yang diamanatkan dalam POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

“Dengan modal yang kuat tentu dapat memberikan ruang ekspansi kredit sekaligus mengantisipasi setiap ancaman risiko yang dihadapi bank,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten