Terangi 11 Desa Terpencil di Koltim, PLN Investasi Rp18,56 Miliar

Kolaka Timur – PT PLN (Persero) menyalurkan listrik dengan potensi digunakan oleh 1.143 pelanggan di Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid mengatakan, PLN menggelontorkan dana dengan total nilai investasi Rp18,56 miliar untuk menerangi 11 desa terpencil di Koltim pada awal 2022 ini.
“11 desa di Koltim yang telah dilistriki PLN di antaranya, Desa Porabua, Desa Siluwi, Desa Konawendepiha, Desa Ueesi, Desa Wesinggote, Desa Watumendonga, Desa Ahilulu, Desa Alaaha, Desa Likuwalanapo, Desa Tongauna, dan Desa Puurau,” kata Awaluddin melalui keterangan persnya, Senin (14/2/2022).
Lanjutnya, jaringan ketenagalistrikan yang dialiri tersebut adalah jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 54,76 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 31,27 kms, serta 13 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 650 kilo Volt Ampere (kVA).
“Sampai dengan bulan Januari 2022, total rasio elektrifikasi Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat sebesar 99,63 persen,” lanjutnya.
Dia mengungkapkan, dalam membangun jaringan kelistrikan untuk melistriki 11 desa tersebut tidaklah mudah. Tim PLN harus menghadapi beragam tantangan salah satunya adalah masalah geografis dengan medan yang sulit.
“Sebagai contoh, di Kolaka Timur untuk sampai di Kecamatan Ueesi ditempuh dengan tujuh jam perjalanan dari Kota Kendari dengan jarak kurang lebih 100 kilometer,” ungkapnya.
“Apalagi pada bulan tertentu pada saat musim hujan yang berkepanjangan. Beberapa akses jalan juga terputus oleh sungai, sehingga untuk memobilisasi material sampai ke lokasi petugas menyeberang sungai menggunakan rakit,” tambahnya.
Awaluddin Hafid berharap, dengan hadirnya listrik dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga aktivitas perekonomian warga meningkat dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah.





