Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Lapas Kendari Hadirkan Layanan Drive-Thru

Kendari – Angka Covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya di Kota Kendari kembali melonjak naik. Data terbaru Dinas Kesehatan Kendari, per 15 Februari 2022, tercatat ada 706 kasus Covid-19 terkonfirmasi.
Melihat tren ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari menghadirkan layanan drive-thru penitipan barang dan makanan.
Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Abdul Samad, mengatakan, layanan drive-thru ini diberlakukan sejak, Selasa (15/2) kemarin.
“Kami melihat saat ini kasus Covid-19 di Kota Kendari kembali melonjak. Sehingga demi keselamatan dan menjaga keamanan pegawai dan warga binaan, saat ini kami sudah melarang orang luar untuk memasuki area kantor, maka dari itu kami memberlakukan sistem drive-thru bagi keluarga yang mengantarkan barang ataupun makanan,” kata Samad saat ditemui, Rabu (16/2).
Samad menjelaskan, dalam sistem drive-thru, pengantar barang atau makanan tidak perlu susah payah memarkirkan kendaraannya, cukup datang kemudian berhenti di depan loket penitipan lalu menitipkan barangnya, setelah itu bisa langsung melanjutkan perjalanan. Layanan ini dibuka pukul 08.00 – 11.00 WITA.
Selain itu, pihaknya saat ini sudah tidak memberikan akses bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ingin datang menjenguk. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada kerumunan menumpuk di area kantor.
“Solusi yang kami berikan bagi keluarga yang ingin menjenguk adalah memfasilitasi keluarga WBP melalui video call,” terangnya.
Sambungnya, pembatasan itu bukan hanya kepada keluarga WBP, melainkan para pegawai Lapas pun kini dibatasi untuk bekerja di kantor. Lapas Kendari memberlakukan shift (pergantian) jam kerja kepada seluruh pegawainya.
“Kami saat ini memberlakukan juga shift atau rolling pegawai yang masuk kerja setiap hari. Ini sekarang kita harus kurangi sampai 50 persen pegawai yang ke kantor, jadi kita ganti-gantian jam kerjanya. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada penumpukan atau kerumunan di area kantor,” sambungnya.
Dia mengungkapkan, pelayanan drive-thru pihaknya akan berlakukan hingga situasi pandemi menurun dan Kota Kendari kembali ditetapkan sebagai zona hijau.
“Kami akan melihat situasi pandemi, jika Kota Kendari sudah dinyatakan zona hijau maka pelayanan pun akan kami normal kan kembali,” ungkapnya.





