Musda XI HIPMI Sultra Resmi Digelar, Pengusaha Muda Jadi Pendorong Ekonomi Daerah

Kendari – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di salah satu hotel di Kota Kendari, dengan mengangkat tema Energy of Sultra, Minggu (27/2/2022).
Dalam Musyawarah tersebut diharapkan pengusaha muda di Sultra dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dengan menghadirkan program-program yang sejalan dengan visi-misi pemerintah.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Sultra, Sukanto Toding. Dia juga berharap agar melalui Musda itu, mampu melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang unggul.

“Kami berharap dengan Musda HIPMI ini dapat melahirkan pemimpin pengusaha muda yang dapat mengisi semua sektor ekonomi, dan memanfaatkan potensi daerah,” katanya saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Eka Sastra menyebut pengusaha adalah pahlawan ekonomi.
“Jika dulu pahlawan merebut Indonesia dengan bambu runcing, maka pengusaha merupakan pahlawan yang menjaga pasar Indonesia dari produk-produk asing,” ucapnya.

Selanjutnya, Eka berharap agar melalui HIPMI, terlahir 12 persen pengusaha di Indonesia, pasalnya Indonesia baru memiliki 3 persen pengusaha dari total populasi masyarakat, dan hal itu jauh dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
“Target jumlah pengusaha pada tahun 2045 sejumlah 12 persen, kita masih jauh tertinggal dibandingkan Malaysia dan Singapura. Untuk itu melalui Musda ini, pemimpin baru nantinya dapat menggali potensi dan dapat berkolaborasi agar target jumlah pengusaha kita dapat tercapai,” pungkasnya.






