Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Demi si Buah Hati, Ibu di Konawe Nekat Mencuri di Alfamidi Jendsud Unaaha

Demi si Buah Hati, Ibu di Konawe Nekat Mencuri di Alfamidi Jendsud Unaaha
Aksi pencurian seorang ibu di Alfamidi Jendsud Unaaha, Kecamatan Unaaha. Foto: Istimewa. (7/3/2022).

Konawe – Seorang ibu terekam kamera pengintai CCTV saat melakukan aksi pencurian di Alfamidi Jendsud Unaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (7/3/2022) sekitar pukul 10.44 WITA.

Dari video yang diterima Kendariinfo, tampak ibu itu menggunakan jilbab berwarna hitam mengendarai sepeda motor. Dia membonceng dua anak perempuan dan mengajaknya masuk di tempat tersebut.

Sesampainya di dalam Alfamidi, wanita tersebut sempat berkeliling di dalam toko. Tidak lama kemudian, dia mengambil beberapa barang yang terpajang. Lalu ia memasukkan barang-barang tersebut ke dalam tas yang digunakan salah seorang anak. Sementara anak yang satu duduk melihat-lihat aksi si ibu.

Saat beraksi, pelaku terus mengintai keadaan sekitar agar tak terciduk karyawan atau customer lainnya. Dia berhasil mencuri dan Alfamidi kecolongan.

Usai melancarkan aksinya, wanita yang mengendarai sepeda motor warna merah ini meninggalkan toko tersebut tanpa melakukan transaksi pembayaran di area kasir.

Salah seorang karyawan Alfamidi bernama La Ode Muhammad (22) mengatakan, rekan kerjanya sempat curiga. Tetapi, karena sedang sibuk melayani customer, dia lebih dulu menyelesaikan pekerjaannya.

Karena penasaran dengan tingkah laku sang ibu, kasir Alfamidi itu mengecek CCTV. Hasilnya, ibu itu leluasa melancarkan aksi pencurian di tempat tersebut.

Karyawan bergerak cepat untuk meminta pihak Samsat melacak nomor polisi (nopol) motor yang digunakan pelaku. Jerih payah mereka membuahkan hasil, rumah pelaku berhasil ditemukan dan tiga karyawan Alfamidi menuju ke kediaman si ibu.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pencuri 14 Ekor Sapi di Konawe, Uang Penjualan Dipakai Karaoke

“Tiba di sana kita tanya itu ibu, ternyata alasannya karena dompetnya jatuh. Awalnya dia mau belanja di Indomaret tapi karena dompetnya sudah hilang dan anak yang dibawa menangis terus minta dibelikan jajan, makanya pelaku ini nekat mengambil barang-barang di Alfamidi,” katanya kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon.

La Ode menambahkan, pelaku mengambil popok dan sejenis makanan ringan. Harga keseluruhan ditaksir senilai Rp200 ribu. Mereka memilih tidak melaporkan si ibu di polisi, tetapi barang-barang hasil curian itu harus dibayar dan meminta pelaku tidak mengulangi peristiwa yang serupa.

“Kita kasihan juga sama ini ibu, makanya kita tidak mau proses hukum,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten